shalom.
Saya seorang Kristen yang jg pelayan Tuhan.
Saya mau tanya, sebenarnya apakah ciuman bibir dgn pacar itu boleh ato tidak??? Apakah itu dosa ato tidak?
Apakah dosa klo kita ciuman tujuannya itu bener2 karena kita sayang sama dia bkn karena ada pikiran kotor sama sekali?
Saya jg masi bingung dengan batesan2 pacran yang baik sperti apa.Terimakasih.
GBU.

NN

 

 

JAWAB:

[DSB]

Dear NN,

Memang sulit untuk menarik garis yang jelas dan tegas mengenai batasan pacaran, apalagi dengan kondisi lingkungan dan budaya yang semakin liberal dan cenderung makin bebas. Juga karena media seperti TV dan film turut membentuk pola pikir di kawula muda mengenai mana yang boleh dilakukan dan mana yang tidak boleh dilakukan pada masa pacaran.,

Namun bukan berarti kita tidak bisa menetapkan suatu batasan yang baik dalam hal berpacaran. Batasan yang tidak sudah jelas tidak boleh dilanggar adalah melakukan hubungan intim (intercourse). Tapi tunggu dulu, sebelum melakukan hubungan intim ada beberapa tingkatan yang dapat menuntun sepasang kekasih dengan cepat untuk melewati batas yang tidak boleh dilanggar tadi. Kurang lebih urutannya adalah sebagai berikut:

1. Kissing

2. Sekwilda (sekitar wilayah dada)

3. Petting (dapat dilakukan dengan berpakaian ataupun dengan tanpa pakaian)

Mengenai sekwilda dan petting, silakan menilai sendiri apakah boleh dilakukan atau tidak. Khusus mengenai Kissing telah kami bahas pada posting http://asksophia.wordpress.com/2010/06/14/ciumanitudosa/.

Masih ada lagi, kadang pacaran yang kurang baik tidak terjadi begitu saja. Ada percikan-percikan hasrat bercinta (lust) yang sering terpicu sehingga kedua belah pihak mulai bercumbu. Untuk itu, disarankan agar selama pacaran tidak melakukan hal-hal yang dapat memicu lust tersebut.

Bagaimana caranya:

1. Sekali lagi hindari tempat mojok, tempat yang hanya berdua tanpa ada saksi lain (terutama tempat kos, atau rumah yang ditinggalkan kosong)

2. Bagi wanita, hindarkan menggunakan baju yang terlalu menantang dalam berkencan. Dalam hal ini, kadang kala terjadi seperti berikut: sang jejaka apel di rumah si gadis, namun si gadis lupa bahwa pacarnya ini adalah pria lain yang bukan keluarganya, sehingga si gadis menggunakan pakaian yang biasa digunakan saat santai di rumah. Nah pakaiannya kadang sobeklah, atau sudah terlalu lama digunakan sampai menjadi sangat tipis dan agak transparan. Hal seperti ini perlu disadari oleh para wanita yang menerima teman prianya di rumah.

3. Adalah hal yang penting untuk menetapkan batasan-batasan antara kedua belah pihak pada waktu awal pacaran. Batasan-batasan ini bisa berbeda untuk setiap orang, tergantung dari sejauh mana batas yang dianggap aman bagi kedua belah pihak.

Contohnya: Bagi sebagian orang, bahkan pegangan tangan pun bisa membawa ke dalam dosa. Kalau memang itu berlaku untuk Anda/pasangan Anda, tetapkanlah bahwa batasan bagi Anda/pasangan Anda adalah tidak boleh berpegangan tangan.

Contoh lain yang mungkin harus diatur oleh Anda berdua adalah: berpelukan, memangku si gadis, berhadapan muka dengan muka terlalu dekat dan lain-lain.

Semoga cukup membantu.

About these ads