Halo,

Tolong tanya nih. Seorang teman saya mengatakan kalau Yesus sebetulnya sengaja mencocok*an apa yang Ia lakukan agar sesuai dengan nubuat* yang ada. Jadi sebetulnya nubuat* tersebut tidak tergenapi dalam
Yesus, semua itu hanyalah akal bulus Yesus.

Bagaimana saya harus merespon teman saya ini?

Terima kasih.

Andy,
Bandung


[JAWAB]:

[MC]:

Memang ada beberapa peristiwa dalam hidup Yesus yang oleh orang-orang dikatakan sengaja dicocok-cocokan dengan nubuatan tentang Mesias. Hal ini sengaja Yesus lakukan agar Ia nampak sebagai Sang Mesias yang dinantikan oleh orang Israel.

Beberapa contoh:
– Peristiwa dalam Lukas 4:16-21. Ada yang mengatakan bahwa Yesus mengutip ayat tersebut untuk “membenarkan” bahwa diri-Nya adalah Mesias.

– Perkataan “Eli eli lama sabakhtani” sengaja dikutip Yesus di atas salib untuk sekali lagi membenarkan bahwa Ia adalah Mesias.

Bagaimanakah kita harus merespon terhadap klaim tersebut?

Kita harus ingat bahwa jumlah nubuatan yang digenapi oleh Yesus berjumlah ratusan (bahkan ada yang mengatakan jumlahnya mencapai 1000). Di antara nubuatan-nubuatan tersebut, memang ada beberapa yang nampaknya mungkin sengaja Yesus lakukan agar Ia nampak sebagai Mesias.

Akan tetapi, terdapat lebih banyak nubuatan yang TIDAK MUNGKIN Yesus palsukan atau tiru. Mengapa? Karena nubuatan-nubuatan berada di luar kekuasaan manusia.

Contoh:
– Kelahiran Yesus dari seorang perawan. Kelahiran Yesus dari seorang perawan, bahkan diakui oleh agama Islam sekalipun!

– Silsilah Yesus. Yesus harus berasal dari keturunan Abraham (Kej 18:18), Ishak (Kej 17:19), Yakub (Bil 24:17), Yehuda (Kej 49:10). Selain itu juga, Yesus harus merupakan keturusan Isai (Yes 11:1) dan Daud (Yes 9:6).

– Tempat kelahiran Yesus. Mesias harus lahir di Betlehem (Mikha 5:1).

– Tangan dan kaki Mesias akan ditusuk (Mzm 22:17). Orang yang disalib biasanya diikat, bukan dipaku.

– Saat disalib, tulang Yesus tak akan dipatahkan (Mzm 34:21, bdk. Yoh 19:32-36). Biasanya orang yang dihukum salib kakinya akan dipatahkan untuk mempercepat kematiannya, hal ini juga terjadi kepada 2 penjahat yang disalib bersama-sama dengan Yesus. Tetapi kaki Yesus tidak dipatahkan.

Nubuatan-nubuatan di atas adalah nubuatan-nubuatan yang digenapi oleh Yesus dan terjadi di luar kekuasaan Yesus.

Maka dari itu, meskipun ada beberapa nubuatan yang memungkinkan untuk dipalsukan, terdapat lebih banyak nubuatan yang tidak mungkin dipalsukan.