Hi salam kenal..

pengen tanya:
1. apa itu holy laughter?
2. apa istilah Quackers/shakers di Kristen?
seperti di tv, ketika berdoa ada orang yang badannya bergerak maju mundur… sebutannya apa ya?
3. Bahasa Roh itu apa? dan bagaimana kita bisa tau orang yg berbahasa roh itu asli / tidak pada saat mengucapkannya?

thank you

[JAWAB]:

[CKM]:

1. apa itu holy laughter?
Singkatnya, masyarakat Kristen pada bulan Januari 1994 digemparkan dengan “lawatan Allah” yang terjadi di gereja Vineyard dekat airport di Toronto (Canada). Lawatan Allah itu sedemikian rupa, sehingga jemaat yang hadir dalam KKR yang diadakan di gereja tersebut mengalami gejala supranatural seperti jatuh terlentang, kejang-kejang, menari-nari, menangis, meraung-raung dan tertawa. Yang paling berkesan adalah tertawa. Tertawa yang dialami oleh mereka adalah tertawa sampai terbahak-bahak dan tidak dapat berhenti, bahkan terus menerus tertawa sampai berjam-jam, bahkan ada yang sampai berhari-hari. Mereka menamakan tertawa seperti ini adalah tertawa kudus atau Holy Laughter. Dasar Alkitab yang mereka pakai untuk mendukung pandangan ini adalah Maz 2:4, 37:13. Selain itu ada ayat-ayat lain yang juga mereka gunakan untuk menegaskan bahwa kejadian ini adalah kejadian dari Tuhan, pekerjaan Roh Kudus.

Menurut pendapat saya, ayat-ayat yang dipakai untuk mendukung pandangan ini sama sekali tidak Alkitabiah, karena kita tidak dapat begitu saja mengambil satu ayat dan kemudian melepaskannya dari konteksnya. Yang dicatat Alkitab tentang Allah tertawa, justru menertawakan orang fasik (Mz 2:4, 37:13, 59:9), Sara tertawa, justru tertawa karena tidak percaya janji Tuhan (Kej 18:13 dst). Jadi justru tertawa yang dicatat dalam Alkitab seringkali dalam hubungannya dengan hal-hal yang kurang benar.

Roh Kudus tidak pernah menghilangkan kesadaran anak-anak Tuhan, Roh Kudus adalah Roh yang tertib, dan Roh Kudus adalah Roh yang tidak menghendaki kekacauan (1Kor 14:33,40). Sebaliknya, orang yang tertawa terbahak-bahak belum tentu adalah orang yang mempunyai sukacita. Dalam Amsal 14:13 dikatakan bahwa ‘dalam tertawapun hati dapat merana!

Dalam menafsirkan ayat Alkitab kita tidak boleh mengabaikan latar belakang dan penafsiran Alkitab secara tekstual, kontekstual dan kontentual. Ayat-ayat yang berarti kiasan (alegoris dan antropomorfis) atau yang bercirikan puisi, tidak dapat begitu saja ditafsirkan secara hurufiah dan diterapkan secara paksa untuk meyakinkan jemaat. Penafsiran ayat Alkitab secara out of contex merupakan sikap yang kurang bertanggung jawab dan dapat menyesatkan.

2. apa istilah Quackers/shakers di Kristen? seperti di tv, ketika berdoa ada orang yang badannya bergerak maju mundur… sebutannya apa ya?

Kelompok ini berdiri di Inggris dengan pemimpinnya George Fox. Nama lain dari Quakers adalah society of Friends. Ajaran Fox adalah bahwa dengan mengikuti terang yang telah dianugerahkan Allah, siapapun dapat melumpuhkan kekuatan setan & cengkeraman dosa (di sini saya tidak mengevaluasi ajarannya). Ciri khas dari perkumpulan ini adalah menentang keterlibatan dalam perang,dll. Untuk lebih lanjut, silakan lihat http://www.essortment.com/all/quakersgeorgef_rnlp.htm

The Shakers beda dengan Quackers, The Shakers, pengikut dari Mother Ann Lee, (1736-1784), menggunakan bahasa Roh. Mother Ann Lee menganggap dirinya sebagai ‘the female equivalent of Jesus Christ’ dan menganggap sex sebagai dosa, sekalipun dilakukan di dalam pernikahan. Semua ini sudah cukup untuk menganggapnya sebagai seorang yang sesat.

3. Bahasa Roh itu apa? dan bagaimana kita bisa tau orang yg berbahasa roh itu asli / tidak pada saat mengucapkannya?

Bahasa lidah / roh adalah suatu karunia Roh Kudus yang menyebabkan rasul-rasul itu lalu bisa berbicara dalam bahasa-bahasa yang sebelumnya tidak mereka kenal / tidak pernah mereka pelajari. Tidak semua orang yang memiliki Roh Kudus / dipenuhi Roh Kudus harus berbahasa roh. Selain itu, istilah glosal, glosolali/karunia lidah haruslah dimengerti sebagai bahasa, bukan sebagai suatu yang tidak mempunyai arti. Hal ini disebabkan, Gereja yang pertama adalah gereja yang melintasi daerah, negara, bahasa, maka glosolali diberikan. Tujuannya agar Injil Anugerah boleh dimengerti oleh semua orang di bumi ini. Pekabaran Injil dan kalau Injil hanya diberitakan dalam 1 bahasa saja, maka orang bisa-bisa akan beranggapan bahwa Injil itu memang ditujukan hanya untuk satu bangsa / bahasa saja (Yahudi). Allah tidak mau hal itu terjadi dan Ia lalu memberi bahasa roh (bdk. Kis 1:8; Yoh 15:26).

Bahasa Roh yang asli adalah suatu karunia (1Kor 12:7- 11,27-30), hanya bisa dimiliki oleh orang kristen yang sejati (demikian juga dengan semua karunia yang lain). Tujuan karunia-karunia itu adalah untuk membangun jemaat / gereja (1Kor 12:7, 1Kor 14:5,12,17,26 Ef 4:11-12 1Pet 4:10). Karena itu, dalam Kis 10, pada waktu Petrus melihat orang-orang itu berbahasa Roh, ia yakin bahwa orang-orang itu sudah mengalami baptisan Roh / menerima Roh Kudus. Tetapi yg menjadi persoalan, kalau Petrus bisa membedakan asli tidaknya bahasa Roh itu, kita tidak bisa/sukar sekali untuk bisa membedakannya! Karena itu bahasa Roh sukar dijadikan ukuran apakah seseorang itu sudah menerima Roh Kudus atau tidak.

Alkitab jelas mengatakan bahwa ‘buah’ adalah bukti pertobatan yang sejati! (Mat 3:7-10, Mat 7:16-20). Tugas Roh Kudus memang memimpin kita ke dalam kebenaran (Yoh 16:13). Juga jelas bahwa buah Roh Kudus (Gal 5:22,23) adalah hasil pekerjaan Roh Kudus dalam diri kita. Tidak adanya buah Roh menunjukkan secara jelas bahwa seseorang belum bertobat / menerima Roh Kudus! Pandangan ini sesuai dengan kata-kata Yakobus yang berbunyi ‘iman tanpa perbuatan adalah mati / kosong’ (Yak 2:17,26), dan juga dengan ajaran Tuhan Yesus tentang pokok anggur dan rantingnya (Yoh 15:1-8). Adalah sangat aneh kalau ada orang yang mengaku telah dibaptis Roh Kudus / penuh Roh Kudus karena telah berbahasa Roh. Tetapi kehidupan mereka tidak berbeda sedikitpun dari orang kafir. Bahkan sering mereka mempunyai kepercayaan yang jelas tidak injili /, seperti: tidak yakin masuk ke surga karena masih banyak dosanya; yakin masuk surga karena sudah dibaptis, dll Orang-orang seperti itu, sekalipun sudah berbahasa roh, jelas belum sungguh-sungguh bertobat (dengan demikian jelas juga bahwa bahasa roh mereka pasti palsu). Kalau mereka betul-betul bertobat, buah Roh pasti ada!

Semoga membantu.

One thought on “Holy Laughter, Quackers/Shakers dan Bahasa Roh

Comments are now closed.