Aku seorang cowok dr Surabaya n lagi ada masalah ama cewekq. Dia sekarang sedang kuliah Teologi di Bandung. Masalah itu berawal pertengahan bulan Februari 2008 kemarin, waktu itu aku sedang training di Solo. Selama di Solo aku merasa hubungan kita baik-baik aja. Kita sering sms n telpon, curhat, dll. Setelah aku kembali ke Surabaya, aku mulai merasa aneh ma cewekq tapi aku anggap itu mungkin cuma perasaanku aja. Setelah beberapa minggu aku smakin trasa da yang laen ma hubunganku dengan cewekq. Sampai suatu saat aku n cewekku terlibat pertengkaran n waktu itu dia bilang klo aku da ga ada di hatinya n sekarang dia lagi deket ma temen kampusnya alasannya sejak aku pergi ke Solo aku da ga care ma dia. Dia juga bilang lebih sayang ama temennya dari pada ama aku. Jujur waktu itu aku hancur banget mpe aku ga konsen kerja n aku bilang ama Jesus, Tuhan ambil aja nyawaku. Jujur aku da ga kuat apa lagi aku merasa all terjadi karena aku. Hubungan kami uda berjalan 1,5 tahun n selama itu kita uda ambil komitmen buat buat jaga hati meskipun terpisah oleh jarak n kita mo serius dengan hubungan kita. Aku down banget. Akhirnya akhir bulan maret 2008 kemarin kita coba ngomong dari hati ke hati. Dia bilang dia uda selesaikan all n dia ambil keputusan buat pertahankan hubungan kami. 1 bulan berlalu tapi aku masih belum bisa pulih karena kejadian itu, sekarang aku lebih sering jealous n kuatir ama cewekku. Aku bingung apa yang harus aku lakukan. Aku bingung juga apa apa ma diriku. Sori klo aku curhat cz. Thanks n Gbu.

DW di Surabaya

[JAWAB]:

[DSB]:

Bung DW di Surabaya,

Kami bisa turut merasakan hancurnya perasaan Anda yang merasa dihianati oleh orang yang Anda kasihi. Anda tentunya merasa sangat sedih dan kecewa. Memang tidak mudah menjalani LDR (Long Distance Relationship) karena membutuhkan komitmen yang besar dari kedua pihak, terutama apabila mereka berdua terpisah dalam jangka waktu yang cukup lama. Dari cerita Anda, kelihatannya Anda sudah berusaha menjalankan komitmen Anda dengan baik bahkan sekalipun cinta Anda harus mengalami perselingkuhan emosi dari kekasih Anda, namun Anda tetap bersedia meneruskan komitmen yang sudah Anda buat. Ini tentunya hal yang luar biasa. Satu hal yang dapat Anda syukuri saat ini adalah bahwa kekasih Anda sudah menyesali perbuatannya dan kembali ke pelukan Anda.

Luka yang ditimbulkan sebagai akibat dari ketidaksetiaan dalam pacaran memang cukup serius. Perasaan terluka yang sangat menyakitkan tersebut menimbulkan hilangnya 2 unsur penting dalam berpacaran: TRUST/kepercayaan dan SAFETY/rasa aman. Sekalipun apabila misalnya sang pria dan wanita tersebut memutuskan untuk mengakhiri hubungannya, tidak mustahil hilangnya kedua unsur tersebut akan terus dibawa ke dalam hubungan cinta yang berikutnya. Karena itu sangat baik sekali apabila pihak yang dilukai mau membereskan luka hatinya. Bagaimana cara kita untuk dapat memulihkan atau membereskan luka hati kita? Pengampunan. Kata ini lebih mudah diucapkan dari pada dilakukan. Tapi tanpa pengampunan tidaklah mungkin hubungan Anda dapat lanjut ke jenjang berikutnya. Ada satu hal yang dapat kita ingat agar kita lebih dapat dengan mudah mengampuni orang lain: Perumpamaan tentang seseorang yang berhutang kepada raja di Matius 18:21-35. Hutang dosa kita kepada Allah jauh lebih besar daripada kesalahan orang lain kepada kita, dan Allah mau mengampuni kita, mengapa kita tidak mau mengampuni orang lain yang bersalah lebih sedikit kepada kita?

Pengampunan tidaklah berarti kita melupakan kejadian tersebut, tetapi berarti kekasih Anda tidak perlu ‘membayar’ apapun lagi kepada Anda untuk menebus kesalahannya kepada Anda. Atau Anda tidak akan melakukan apapun lagi untuk membalas kesalahan yang telah dia lakukan, itulah pengampunan.

Ketidaksetiaan dalam hubungan pacaran biasanya tidak terjadi begitu saja. Ada baiknya Anda berdua mulai mengevaluasi hubungan kalian yang berlangsung selama ini. Mungkin ada banyak kebutuhan dari sang wanita yang tidak dipenuhi oleh sang pria. Apa saja kebutuhan itu? Bagaimana cara Anda bisa memenuhi kebutuhan tersebut? Atau mungkin Anda berdua mempunyai masalah dalam komunikasi? Salah satu dari Anda tidak terbuka misalnya, atau kurang jujur pada pasangan. Tentunya ini menjadi tugas Anda berdua untuk bisa menemukan kelemahan-kelemahan dalam hubungan Anda dan memperbaikinya.

Terakhir apabila tugas di atas sudah dilakukan, Anda perlu juga belajar mempercayai kekasih Anda. Sekalipun dia pernah jatuh ke dalam lubang, setidaknya dia berani mengambil keputusan untuk bangkit kembali dan datang kepada Anda lagi.

Sayang sekali media ini sangat terbatas, sehingga kami tidak dapat membantu lebih banyak daripada sekedar kata-kata. Namun kami berharap Anda cukup terbantu dengan uraian kami di atas. Apabila Anda merasa memerlukan konseling private via e-mail, Anda dapat menulis e-mail kepada kami.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s