Saya Aldo, ingin bertanya kepada sophia tentang penebusan yang dilakukan Yesus saat di kayu salib. Dan kaitannya dengan dosa asal. Saat Yesus datang ke dunia dan meninggal saat di salib untuk menebus dosa manusia, apakah semua dosa manusia dihapuskan? Apakah berarti kita bebas dari dosa asal saat penebusan Yesus? Terima kasih sebelumnya, saya ingin bergabung. ^^


[JAWAB]:

[CKM]:

Ada beberapa hal yang harus diketahui:

a. Dosa asal bukanlah dosa pertama. Dosa asal tidak tidak menunjuk pada dosa Adam dan Hawa secara spesifik. Dosa asal menunjuk pada akibat dari dosa Adam dan Hawa. Jadi apa dosa asal itu? Dosa asal adalah penghukuman Allah yang dijatuhkan atas dosa pertama.

b. Dosa asal tidak pernah akan membawa kita ke neraka, karena Tuhan tidak pernah menghukum manusia dan masuk neraka karena dosa asal. Tuhan menghukum manusia kalau dia sudah berbuat dosa. Kalau kita berbuat dosa, maka kita harus bertanggung jawab dan Tuhan menghukum kita. Jadi dosa asal tidak membawa kematian. Penting sekali konsep ini kita mengerti. Ini yang ditegaskan di dalam Doktrin Manusia dan Dosa di Teologi Reformed. Kalau kita dihukum karena dosa asal, berarti tanpa bersalahpun kita sudah dihukum. Maka ini membawa kita kepada takdir. Manusia dihukum mati karena sudah berbuat dosa (Rom 3:23) dan upah dosa adalah maut (Rom 6:23). Jadi bukan karena dosa asal.

c. Dosa asal bukanlah suatu tindakan dosa tertentu. Dosa asal merupakan suatu kondisi dosa. Dosa asal menunjukkan pada suatu nature dosa yang merupakan sumber dari mana tindakan-tindakan dosa mengalir keluar. Jadi, kita berbuat dosa oleh karena hal itu sesuai dengan nature kita. Dan ini bukanlah merupakan nature manusia yang semula. Perubahan ini terjadi setelah peristiwa kejatuhan manusia jatuh ke dalam dosa. Sekarang, disebabkan oleh dosa asal itu, kita memiliki nature yang telah jatuh ke dalam dosa dan tercemar.

d. So, basically, through the fall of Adam and Eve sin entered the world. The result of that original sin is that all human beings are born into sin. We have a sinful nature at birth. Christ died on the cross in order to redeem us from sin—to forgive us for all the sins we’ve committed as a result of being born into sin, and those sins we committ even as believers. Once we put our faith and trust in Him we are justified before God, in other words, our sins are forgiven and our legal standing before God is one of Not Guilty.

Saat Yesus datang ke dunia dan meninggal saat di salib untuk menebus dosa manusia, apakah semua dosa manusia dihapuskan? Apakah berarti kita bebas dari dosa asal saat penebusan Yesus?

Tidak, tidak semua dosa manusia dihapuskan. Didalam teologi Reformed/Calvinis, kita mengenal yang namanya ‘sufficient for all, but not efficient for all’ Kristus hanya menebus orang-orang pilihan, bukan semua orang, ini yang dilenal dengan Limited Atonement. Penebusan terbatas bersifat sufficient for all, but efficient for elected. Hal ini berarti, Tuhan Yesus bukan tidak sanggup menebus semua manusia. Secara kapabilitas, Ia sanggup. Tetapi, hal itu bukan apa yang Ia mau lakukan. Maka Calvinisme percaya bahwa sebagai akibat dari kejatuhan dalam dosa (the Fall), diri manusia menjadi berdosa, rusak, dan tidak mempunyai harapan untuk selamat. Lalu dari seluruh umat yang telah jatuh inilah, Tuhan, dengan kedaulatanNya yang mutlak, memilih orang-orang yang akan diselamatkanNya. Kristus kemudian diutus untuk menebus dosa orang-orang pilihan tersebut. Selanjutnya, Roh Kudus dikirim untuk menerapkan kasih karunia tersebut dengan melahirbarukan mereka; yang menyebabkan semua orang pilihan tersebut dapat percaya, bertobat, setia sampai mati dan diselamatkan.

Berikut ini adalah teks-teks Alkitab dari Limited Atonement: Yoh 6:37-40; Mzm 74:2; Luk 1:68; Mat 1:21; Tit 2:14; Ibr 2:17; Yoh 10:15; Yoh 15:13; Kis 20:28; Why 5:9; Ef 5:25; Rom 8:32; Rom 8:28, 29-30, 33;.