Apakah mungkin orang yang sudah percaya (lahir baru/Kristen) dapat tampak seperti orang belum lahir baru/non-Kristen? jika ya, mengapa bisa terjadi? apakah karena nature dosa manusia? apakah karena anggapan pluraritas/generalisasi agama? dan apakah hal itu wajar?

NN

[JAWAB]:

[MC]:

Mungkinkah?
Dalam menjawab pertanyaan ini ada asumsi yang harus dibuat, yaitu: orang Kristen yang akan kita bahas adalah benar-benar seseorang yang telah lahir baru dan menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Sebab apabila tidak demikian, pertanyaan Saudara akan menjadi tidak berdasar / valid.

Jadi apakah seseorang yang telah lahir baru dapat tampak seperti orang yang belum lahir baru?

Jelas bisa.

Seseorang yang baru saja mengalami kelahiran baru memiliki kemungkinan yang sangat besar bahwa ia belum dapat sepenuhnya melepaskan diri dari dosa-dosanya yang lama. Mengapa? Karena saat kita lahir baru, kita masihlah tetap berada dalam tubuh yang telah jatuh ke dalam dosa.

Akan tetapi, orang tersebut pasti akan menyesal dan mencoba untuk tidak melakukan dosa lagi. Proses ini akan terus berlanjut sampai suatu saat orang tersebut mencapai kesempurnaan.

Jadi, mungkin sekali bagi orang yang telah lahir baru untuk tampak seperti orang yang belum lahir baru. Tetapi, TIDAK MUNGKIN UNTUK SESEORANG YANG TELAH LAHIR BARU UNTUK TERUS TAMPAK SEPERTI ORANG YANG BELUM LAHIR BARU.

Bila kita telah menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat, kita telah diberi kuasa untuk menang terhadap dosa. Jalan menjadi serupa dengan Kristus tidaklah mudah, tetapi dengan pertolongan dan kuasa Roh Kudus, kita pasti mampu menang atas dosa.