Shalom sophia! saya mo nanya tentang dosa yang disebutkan dalam ayat berikut:
Mar 3:29  Tetapi apabila seorang menghujat Roh Kudus, ia tidak mendapat ampun selama-lamanya, melainkan bersalah karena berbuat dosa kekal.”
saya sedikit bingung dengan ayat ini, apa itu menghujat Roh Kudus? dan apakah memang dosa tersebut tidak dapat terhapuskan oleh pengorbanan Yesus di salib? Karena saya membaca ayat ini:
1Jn 3:5  Dan kamu tahu, bahwa Ia telah menyatakan diri-Nya, supaya Ia menghapus segala dosa, dan di dalam Dia tidak ada dosa.
Mohon jawabannya. thanks!

RC

[JAWAB]:

[CKM]:

Menghujat Yesus bisa diampuni; menghujat Roh Kudus tidak bisa diampuni. Jadi Roh Kudus lebih besar dari pada Yesuskah? Tentu tidak kan? Saya juga tidak setuju dengan penafsiran hurufiah dari ayat ini karena Paulus dulunya juga seorang penghujat, tetapi bukankah Pauls bisa diampuni (1Tim 1:13)?

Jadi maksud ayat ini adalah orang yang telah diterangi oleh Roh Kudus sehingga bagi Dia sudah jelas bahwa Yesus adalah Mesias/Juruselamat, tetapi dengan sengaja ia menolak semua itu dan menganggapnya sebagai ajaran setan. Jadi, yang ditekankan bukan penghinaan terhadap diri/pribadi Roh Kudus, tetapi terhadap pekerjaan Roh Kudus dalam diri orang itu.

Coba lihat ayat ini dari ayat 22 maka RC akan menemukan konteksnya. Markus mencatat para ahli Taurat atau ahli dalam hukum Yahudi datang dari Yerusalem ke Galilea untuk menilai pekerjaan yang dilakukan Tuhan Yesus disana, seperti apa yang mereka dengar, terutama pelayananNya dalam mengusir setan. Namun para ahli Taurat membuat kesimpulan aneh : “Ia kerasukan Beelzebul,” dan: “Dengan penghulu setan Ia mengusir setan.” (Markus 3:22).  Ketika Tuhan Yesus mengetahui hal itu, Ia mengungkapkan kemustahilan anggapan bahwa kuasa setan dapat diusir dengan pertolongan setan pula. Seanjutnya Yesus mengatakan bahwa orang yang menyimpulkan hal itu sebagai menghujat Roh Kudus. Mengapa? Karena dengan sengaja mereka menganggap kegiatan Roh Kudus berasal dari setan. Jadi, pada waktu Yesus memperingatakan tentang dosa yang tidak dapat diampuni, konteksnya adalah “tuduhan padaNya yang bekerjasama dengan Setan”. Peringatan-Nya itu merupakan peringatan yang serius dan sangat menakutkan. Tetapi pada kenyataanya Yesus diatas kayu salib berdoa mohon pengampunan untuk orang-orang yang telah menghujat-Nya atas dasar ketidaktuhuan mereka:”Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.” (Lukas 23:34). Pada saat seseorang telah diterangi oleh Roh Kudus sampai tahap dia dapat mengetahui Yesus sebagai benar-benar Kristus, dan kemudian orang itu menuduh Kristus berasal dari Setan, maka orang itu telah melakukan dosa yang tidak dapat diampuni. Apabila orang Kristen mengandalkan kekuatannya sendiri, maka ia dapat melakukan dosa yang tidak dapat diampuni ini, tetapi kita yakin bahwa Allah dengan pemeliharaan yang berdasarkan kasih karunia-Nya tetap akan menjaga orang-orang kudus untuk tidak jatuh pada dosa yang semacam itu.

[DSB]:

Dear RC,

Menambahkan jawaban dari rekan saya, dosa menghujat Roh Kudus tidak bisa diampuni karena berarti orang tersebut menolak menjadikan Yesus sebagai Tuhan dan Raja dalam hidupnya. Bagaimana bisa orang itu diampuni kalau dia tidak mau menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya? Karena itu disebut sebagai dosa kekal.  Semoga hal ini menjadi jelas. GBU