Shalom! Saya ingin bertanya bagaimana pandangan Alkitab tentang kontrasepsi? Menurut saya ada 2 hal yang bertentangan, dimana Tuhan berfirman supaya manusia beranak cucu dan bertambah banyak, tetapi bagaimana dengan program kontrasepsi(KB) yang hari-hari ini dianjurkan? Terima kasih!

RC

JAWAB:

[CKM]:

Sebetulnya untuk mengontrol kelahiran yang paling baik adalah dengan cara kalender. Tetapi Protestan tidak mengecam penggunaan alat kontrasepsi. Dalam eksegesis saya , saya tidak menemukan dukungan  Alkitab yang mengecam penggunaan alat kontrasepsi. Memang ada beberapa alat kontrasepsi yang sifatnya membunuh, seperti misalnya penggunaan spiral. Alat kontrasepsi sejenis ini akan jatuh ke dalam dosa aborsi dan bertentangan dengan hukum ke-6. Masih banyak alat kontrasepsi yang diijinkan seperti misalnya, metode kalender, coitus interuptus, kondom, diagfragma atau dengan cara sterilisasi seperti vasektomi atau tubektomi. Alkitab tidak melarang alat-alat demikian.Jadi kesimpulannya penggunaan alat kontrasepsi lain yang bersifat mencegah pertemuan sperma dengan sel telur, tidak dilarang. Demikian juga dengan pil KB, yang cara kerjanya membuat sel telur tidak bisa matang sehingga tidak bisa dibuahi. Ini boleh digunakan.

Untuk semua yang sudah menikah jangan menunda mempunyai anak. Begitu menikah terimalah bayi pertama dari Tuhan secara natural. Tetapi bagaimana jika pertimbangan ekonomi sehingga harus menunda mempunyai anak? Tidak mengapa, hanya tolong dipikirkan jika pada suatu hari merasa sudah siap dan baru sekarang mau mempunyai anak tetapi ternyata Tuhan tidak memberi maka akan menyesal. Untuk anak ke 2 dst boleh ditunda. Ada orang kira dia seperti Tuhan, kapan saya mau pasti ada. Tidak.

Saya percaya kalau penggunaan alat kontrasepsi tidak bertentangan dengan Alkitab. Coba pikirkan, kalau semua keluarga menerima anak sebanyak-banyaknya hal ini akan menjadi sangat sulit, hal ini bisa mengganggu ketahanan pangan dunia. Sebagai contoh itulah sebabnya RRT menerapkan program KB yang sangat ketat karena bisa dibayangkan jika RRT tidak mengontrol laju  kelahiran dimana jumlah penduduk RRT adalah terbanyak di dunia (bisa 5 M) jangan2 seluruh pangan akan tersedot ke RRT. Pada akhirnya kelaparan global terjadi.

Jadi, jika Tuhan jika Tuhan memberi, terima dahulu, kalau sudah terima baru untuk yang kedua boleh  tunda lagi, itu lebih baik.