hello,…
Syukur pada Tuhan karena saya mendapatkan situs ini,…saya ingin berbagi tentang apa yang saya rasakan,saya adalah bungsu dari tiga bersaudara,saat ini berusia 34 thn,kedua kakak saya telah menikah dan tinggal dengan keluarga mereka masing2,….masalahnya adalah ibu saya sakit stroke sdh 15 thn,….kemudian yg menjaga ,merawat,memenuhi keperluan ibu saya adalah saya,..(karena di rumah tinggal saya dan ibu saya),…sekitar dua tahun yg lalu kakak saya menggadaikan pensiun ibu say di bank,namun dia berjanji akan melunasinya tidak lebih dari 3 bln,jumlah yg di gadaikan 70 jt lbih,tapi sampai kini mereka belum melunasinya,saat ini sayalah tumpuan ibuku,segala kebuttuhan perawatn,obat dsb say yng harus tanggulangi padahal saya hanyalah sebagai tukang,sedangkan kdua kaka saya pegawai negri(saya berhenti dari pekerjaan di luar daerah karena keputusan saya merawat ibu prioritasku,yang lain biarlah Tuhan sediakan)…dan hal ini pula yg membuat saya menjadi malas untuk mencari pasanga n hidup,..terkadang saya emosi krna terbawa dgn situasi ini tapi ibu hanya mengatakan sabar sabar dan sabar padahal sia tidak tahu bagaimana batin ini menahan sakit,,…..saya mohon solusinya dan terima kasih atas saran yg di brikan,….

Calvin di manado

JAWAB:

[DSB]:

Dear Calvin,

Kami sangat mengagumi semangat pengorbanan Anda demi Ibu Anda, di mana Anda sebagai tukang, dengan penghasilan Anda harus menanggung beban hidup ibu Anda. Memang hidup ini tidaklah selalu mudah, karena seringkali apa yang kita harapkan tidak selalu terjadi. Apa yang kita rencanakan banyak yang tidak dapat dilaksanakan karena adanya hal-hal diluar dugaan yang terjadi.

Bung Calvin, di tengah keringnya padang pasir selalu ada oase yang memberikan air kepada orang yang membutuhkan. Di tengah kesulitan dan penderitaan Saudara, tentu Allah sebagai Tuhan yang begitu mengasihi Anda akan memelihara dan memberikan kesejukan kepada Anda.

Saya rindu membagikan satu kutipan dari Surat Petrus yang pertama yang mengatakan demikian:

Sebab dapatkah disebut pujian, jika kamu menderita pukulan karena kamu berbuat dosa? Tetapi jika kamu berbuat baik dan karena itu kamu harus menderita, maka itu adalah kasih karunia pada Allah. Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristuspun telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-Nya. (I Petrus 2:20-21 )

Kristus telah menderita untuk kita. Sesuatu yang tidak perlu Dia tanggung, dengan kerelaan-Nya Dia tanggung supaya kita memperoleh jalan menuju keselamatan. Demikian juga kita sebagai anak-anak-Nya. Anggaplah suatu kehormatan untuk dapat turut menderita karena melakukan perbuatan yang baik dan mulia, yaitu mengurus ibu kita sendiri. Sekalipun pasti akan banyak masalah dan kesulitan yang menerpa, kita bisa percaya kepada Allah yang dapat dipercayai bahwa:

Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu. (I Petrus 5:7)

Kami yakin Allah kita tidak pernah kekurangan berkat fisik yang dapat Dia berikan kepada kita untuk kebutuhan hidup kita sehari-hari, malah Ia akan memberikan jauh lebih besar daripada yang mampu kita pikirkan.

Mengenai kakak Anda, menurut hemat kami, daripada Anda merasa kesal/sedih yang dapat membuat sikap hidup Anda negatif, lebih baik Anda lebih berfokus kepada bagaimana bisa mendapatkan penghasilan yang lebih untuk membantu perekonomian keluarga Anda. Dan Anda tidak perlu takut untuk mencari pasangan hidup karena Allahlah yang empunya seluruh dunia yang akan mencukupkan segala kebutuhan Anda pada waktunya.

Ayo semangat!!! Gambate! Jia you!