Saya mau bertanya soal persepuluhan untuk Tuhan…
Saya sedikit bingung, bagaimana menentukan jumlah persepuluhan bagi Tuhan..
Contoh: saya perbulan mendapat uang dari orang tua sebesar 3jt.. Tetapi 3 juta ini harus dikurangi uang sekolah misal 800rb,uang les 400rb.. Nah brrti sisa uang yang dpt saya gunakan 1,8jt..
Nah persepuluhan itu 1/10 dari 3 juta td,atau 1/10 dari 1,8jt itu…maaf kalau sedikit melenceng dari tujuan pertanyaan..trimakasih..:)

 

Richard

JAWAB:

[MC]:

Dear Richard,

Ulangan 14:22 mencatat, “Haruslah engkau benar-benar mempersembahkan sepersepuluh dari seluruh hasil benih yang tumbuh di ladangmu, tahun demi tahun.”

Berdasarkan ayat tersebut berarti persepuluhan dihitung dari hasil yang kita dapatkan, bukan sisa, jadi mengacu pada contoh Richard, dihitung dari 3juta, dan bukan dari 1,8juta.

Semoga bisa membantu.

 

[DSB]:

Dear Richard,

Sekalipun tidak wajib, adalah disiplin rohani yang baik apabila kita membiasakan diri kita memberikan perpuluhan bahkan dari sejak kita belum mempunyai penghasilan sendiri. Karena itu orang tua yang mendidik anaknya dengan baik akan memperhitungkan juga besar perpuluhan anaknya saat memberikan uang bulanan pada anaknya.

Buat Anda yang belum mempunyai penghasilan sendiri, besarnya perpuluhan dapat sebesar 1/10 dari seluruh uang bulanan Saudara, atau bahkan lebih, bisa juga lebih kecil dari itu, tergantung dari berapa komitmen Anda. (silakan membaca “Perpuluhan dalam Perjanjian Baru”) Namun mungkin pertanyaannya sekarang adalah mengapa pertanyaan ini muncul dalam pikiran Saudara Richard. Apakah karena 90% dari uang bulanan tersebut tidak mencukupi kebutuhan Anda? Karena kalau memang Saudara Richard mampu memberikan 1/10 dari seluruh 3 juta mengapa tidak? Sekali lagi ini bergantung pada komitmen Anda sendiri untuk memberi perpuluhan kepada Tuhan.Yang penting, seperti yang dituliskan oleh Paulus kepada jemaat di Korintus adalah:

Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita. (II Korintus 9:7)