Adanya Ayat kejadian tahun berapa ? Adanya pemakaian uang & angka tahun berapa ? Saya bertanya karena ayat kejadian membicarakan uang dan angka.misalnya : Kej. 45:22 Kepada mereka masing-masing diberikannya sepotong pesalin dan kepada Benyamin diberikannya tiga ratus uang perak dan lima potong pesalin.
Terima kasih atas jawabannya.

brambang

JAWAB:

[CKM]:

1. Tanggal penulisan Kitab Kejadian +/- 1445 – +/-1405 SM
2. Jaman purbakala alat pembayaran bukan mata uang, yang dilakukan sebagai alat pembayaran yang primitif ialah dengan jalan timbangan. Sebelum mata uang diperkenalkan pada akhir abad 8 SM , ‘serah terima’ suatu komoditas dalam kegiatan dagang disepakati dengan barter, yaitu tukar-menukar komoditas. Di seluruh Asia Barat Kuno barang komoditas utama, baik yg mudah rusak atau busuk seperti bulu domba, jelai, gandum dan korma, maupun yg tahan lama seperti logam, kayu, anggur, madu dan ternak, merupakan barang dagangan tukar’. Naskah-naskah kuno menunjukkan bahwa dari zaman dahulu telah berkali-kali diusahakan untuk menetapkan nilai komoditas yg satu terhadap yg lain. Maka kekayaan diukur dengan banyaknya ternak (Ayb 1:3) dan logam berharga (emas dan perak, bukan uang emas/perak). Adapun Abraham ‘sangat kaya, banyak ternak, perak dan emasnya’ (Kej 13:2). Pada waktu *Yusuf mengumpulkan uang orang Mesir sebagai pembayaran gandum (Kej. 47:14-17), uang itu lebih berupa potongan-potongan logam daripada mata uang. Sebenarnya biasa juga dilakukan barter. Ternak digunakan sebagai pembavaran pelayanan keagamaan di Bait Allah Yerusalem (Im. 2:6-8; Luk. 2:24). Peredaran uang tidak ada disebut dalam Perjanjian Lama sampai pada kembalinya orang Yahudi dari penawanan (telah ada *perak di zaman kerajaan dan juga mata uang logam sejak waktu Israel kembali dari pembuangan di bawah pemerintahan Persia) (Kej 23:16; Mat 22:16-22).

Catatan:
Koin pertama kali diperkenalkan di Asia Kecil pada akhir abad 8 sM. Walaupun Sanherib (kr thn 701 sM) pernah menyebut ‘ditempanya mata uang setengah syikal’, tapi nampaknya yg dimaksud hanyalah teknik penuangan perunggu, sebab belum ada ditemukan koin dari masa sedini itu baik di Asyur, Siria atau Palestina. Koin perak paling tua ditemukan di Egina, tapi koin yg paling pertama ditempa adalah dari elektrum (campuran emas dan perak) oleh Kroesus raja Lidia (561-546 sM). Herodotus (1. 94) berkata bahwa menempa koin dimulai oleh Kroesus, dan koin emasnya disebut ‘Kroesides’. Agaknya sesudah Persia menyerang Lidia, koin mulai diperkenalkan di Persia oleh raja Darius I (521-486 sM), yg namanya dipakai untuk menandakan koin emas tebal, darik dengan gambar raja berlutut sambil memegang busur dan panah siap menembak, dengan cap uang pada sisi sebelah (lih Herodotus 4. 166). Berat darik ini 130 g, berat siglos perak atau syikal 86,5 g. Sudah dikemukakan (PEQ 87, 1955, hlm 141) bahwa Hag 1:6 (520 sM) merupakan rujukan pertama dalam Alkitab pada mata uang.
Darik (TBI ‘dirham’), dikenal oleh bangsa Yahudi di pembuangan (Ezr 2:69; 8:27; Neh 7:70-71) dan singgungan akan darik pada zaman Daud (1 Taw 29:7) menunjukkan bahwa ay terkait memberikan istilah pengganti kata kuno pada saat Kitab Taw ini dikumpulkan. Penggantian bayaran upah buruh dari bentuk barang dengan koin disaksikan oleh naskah-naskah Perbendaharaan Persepolis (kr thn 450 sM), dan menyatakan bahwa perbandingan emas dan perak adalah 13:1. Peredaran koin di Yehuda kelihatannya lambat, barangkali akibat gambar-gambar yg tertera pada koin itu. Karena itu belum pasti apakah syikal-syikal perak dalam Neh 5:15; 10:32 mengartikan timbangan seperti pada masa terdahulu, atau uang dalam bentuk koin.
KEPUSTAKAAN. R de Vaux, Ancient Israel, 1961, hlm 206-209; E. S. G Robinson, ‘The Beginnings of Achaemenid Coinage’, Numismatic Chronicle (6th Series) 18, 1958, hlm 187-193; Y Meshorer, Jewish Coins of the Second Temple Period, 1967.