Dear Sophia,

saya mau tanya apakah seekor anjing itu memiliki roh? Kl seekor anjing mati apakah mreka jg akan ke surga atau tidak ada roh dan hilang begitu saja?

Trimakasih,

Marilyn

JAWAB:

[CKM]:

Bintang juga mempunyai roh seperti halnya manusia. Memang ada ajaran yang berkembang bahwa jiwa adalah elemen hakiki dari kehidupan binatang dan roh adalah elemen yang menghubungkan manusia dengan Allah. Maka binatang tidak mempunyai roh hanya mempunyai jiwa. Namun penelaahan lebih dalam tidaklah demikian, karena ternyata baik ‘jiwa’ maupun ‘roh’ digunakan untuk binatang. Alasannya:

a. Digunakan kata ‘jiwa’ (PSUCHE), misalnya dalam Wah 16:3 yang terjemahan hurufiahnya berbunyi: ‘every soul of life’ (= setiap jiwa kehidupan).

b. Digunakan kata ‘roh’ (RUACH), misalnya dalam:

§ Pengkhotbah 3:21 (KJV/RSV/NIV/NASB): ‘the spirit of the animal’ (= roh binatang).

 

Catatan: di sini Alkitab Indonesia secara salah menterjemahkan ‘nafas’. Sebetulnya kata yang diterjemahkan ‘nafas’ dalam Pengkhotbah 3:19 juga adalah RUACH, tetapi di sini KJV/RSV/NIV/NASB menterjemahkan ‘breath’ (= nafas), sekalipun footnote NIV memberikan terjemahan alternatif, yaitu ‘spirit’ (= roh).

§ Maz 104:29b-30a – “apabila Engkau mengambil roh mereka, mereka mati binasa dan kembali menjadi debu. Apabila Engkau mengirim rohMu mereka tercipta”. Kalau saudara memperhatikan kontex, mulai dari Maz 104:20, jelas bahwa yang dimaksud dengan ‘mereka’ adalah binatang. Tetapi toh digunakan istilah ‘roh’ untuk mereka!

Penggunaan kata RUACH (= roh) untuk binatang ini pasti memusingkan para penganut yang beranggapan bahwa binatang hanya mempunyai jiwa tetapi tidak mempunyai roh!

Istilah Ibrani yang sama, nephesh chayyah (makhluk yang hidup) juga dipakai untuk menunjukkan binatang dalam Kej 1:21, 24,30.

Setelah seekor binatang mati walaupun ia mempunyai roh, belum tentu binatang yang sama yang kita pelihara ada di sorga. Mengapa? Karena roh yang kekal, roh yang kekal secara orisinial adalah hanya ada pada TUHAN saja, semua mahluk ciptaan TUHAN tidak mempunyai roh yang kekal secara orisinal, termasuk manusia. Kalau begitu apakah roh manusia kekal? Ya. Alkitab mengajarkan bahwa orang-orang percaya maupun orang-orang yang tidak percaya akan terus ada selama-selamanya (Pkh 12:7; Mat 25:46; Roma 2:8, 10). Tetapi dengan catatan bahwa roh tidak memiliki kekekalan secara alamiah, tetapi hal itu diberikan oleh TUHAN kepada roh manusia. Sepanjang pengetahuan saya tidak ada catatan dalam Alkitab bahwa roh binatang diberikan kekekalan oleh TUHAN selain manusia.