Shalom! Saya ingin bertanya apakah menonton film di bioskop itu dosa atau tidak? Saya mencari informasi dari internet tetapi msh tdk menemukan jawaban apakah itu dosa atau tidak, hal ini membuat Saya bingung Dan merasa terbebani. Terimakasih

NN

JAWAB:

[MC]:

Nonton film, di manapun itu, termasuk di bioskop, bukanlah sebuah dosa. Yang menjadi masalah adalah apa yang kita tonton. Terlebih lagi, bagaimana sikap kita ketika kita menonton sebuah film.

Misalnya saja, menonton film “The Passion of Christ” di bioskop, apakah jelek? Adakah perintah Allah yang kita langgar? Sebaliknya, menonton pornografi di gereja, apakah berdosa? Jadi sekali lagi, tidak ada tempat yang dapat membuat kita berdosa.

Namun saat kita menonton sebuah film (baik film bioskop ataupun TV), kita harus sadar sepenuhnya bahwa seringkali banyak hal di dalam film tersebut yang dengan sangat jelas bertentangan dengan kebenaran Firman Tuhan. Di dalam sebuah film, seringkali terdapat banyak adegan yang tidak sesuai dengan iman kita. Selain adegan, seringkali filosofi / pesan yang hendak disampaikan oleh film tersebut adalah filosofi dunia saat ini yang tidak sesuai dengan pandangan kita sebagai umat Allah. Misalnya saja, kita bisa merasakan dan melihat dengan jelas bahwa saat ini Holywood sedang mencoba mempengaruhi dunia untuk menerima filosofi hedonisme, new age movement, dan postmodernisme. Selain itu mereka juga sedang sangat gencar untuk mencoba mengubah pandangan dunia bahwa gaya hidup homosexual adalah sesuatu yang baik, sementara orang-orang yang mengecam gaya hidup tersebut adalah orang-orang picik, terbelakang, tidak toleran.

Maka dari itu, yang perlu kita ingat bila kita menonton film adalah bahwa kita tidak boleh menanggalkan iman kita saat kita menonton. Tontonlah film-film yang ada dengan sebuah perisai agar pesan-pesan yang salah tersebut tidak begitu saja merasuki dan mengubah pikiran kita. Cobalah cari ulasan film tersebut dilihat dari sudut pandang Kristiani.

[CKM]:

Di sini saya memang tidak bersikap dogmatic karena Alkitab dalam hal ini membisu. Itu sebabnya Paulus berkata dalam 1 Korintus 10:23 “Segala sesuatu diperbolehkan.’ Benar, tetapi bukan segala sesuatu berguna. ‘Segala sesuatu diperbolehkan.’ Benar, tetapi bukan segala sesuatu membangun.” Lebih lanjut dikatakan dalam Galatia 5:13 “Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih.” Sebagai umat percaya kita dipanggil untuk hidup dalam kemerdekaan dengan hati nurani yang bebas dari penghukuman. Kita tidak perlu lagi sibuk dengan urusan membedakan apa yang boleh/tidak boleh. Kita harus berpikir segala sesuatu dalam konteks pantas/tidak pantas. Kita harus melakukan sesuatu yang berguna dan membangun bagi orang lain.  Dengan demikian kita baru bisa terbebas dari jebakan kemunafikan dengan tidak membawa film bioskop itu ke dalam computer.