Shalom,,,,,,

saya ingin bertanya,dlm firman Tuhan berkata “Hormatilah ayahmu dan Ibumu” firman itu dgn tegas kita hrs menghormati orangtua meskipun orangtua kita mungkin ada yg keras,kasar,egois, dll

karna adanya firman sperti itu,kadang saya lihat orang tua ada yg semena2 mereka sgt egois trahadap anaknya,keras kasar dll, toh ttp saja anak hrs taat meskipun orangtua seperti itu

yg ingin saya tanyakan,apa kita sbagai anak harus diam saja diperlakukan seperti itu,apa sbagai anak tidak boleh melawan jika orangtua bersikap seperti itu???

dan apakah Tuhan tidak berfirman jg untuk orangtua kepada anak?

Thanks
God Bless You

Hans

JAWAB:

[MC]:

Dear Hans,

Perintah untuk menghormati orang tua adalah sebuah perintah yang diberikan tanpa persyaratan. Tuhan tidak pernah memberikan syarat-syarat yang harus dipenuhi terlebih dahulu oleh orang tua agar anak menghormati mereka. Maka, dalam keadaan seperti apapun, seburuk apapun orang tua kita, kita wajib menghormati mereka.

Di sisi lain, orang tua yang menggunakan ayat tersebut untuk melakukan tindakan yang semena-mena kepada anak-anak mereka adalah jelas orang tua yang tidak mengerti Firman Tuhan dan hanya memakai ayat tersebut untuk kepentingan dan keuntungan pribadi.

Kalau kita membaca Efesus 5:22-6:4, Paulus mengajarkan sebuah “aturan” berkeluarga yang seringkali sudah tidak dihargai dan dilakukan oleh banyak orang Kristen. Sebuah keluarga Kristiani sebenarnya adalah gambaran dari keluarga yang hendak Allah bangun antara diri-Nya dan umat-Nya (5:30-32), maka dari itu seringkali Allah menggambarkan gereja sebagai pengantin wanita dan Allah sebagai pengantin pria.

Di sini Paulus menuntut istri untuk tunduk kepada suami dan anak untuk hormat kepada orang tuanya. Bagaimana dengan suami? Suami dituntut untuk mengasihi istri sebagaimana Kristus mengasihi jemaat dan mengasihi istri sama seperti tubuhnya sendiri (karena kita harus ingat bahwa suami istri adalah satu).

R.C. Sproul seringkali mengatakan bahwa bila seorang suami mampu mengasihi sama seperti Kristus, apakah mungkin sang istri keberatan untuk tunduk kepada suami? Pasti tidak akan ada istri yang tidak tunduk kepada suami bila sang suami dapat berlaku persis seperti Kristus.

Bagaimana dengan sikap orang tua kepada anak? Paulus menulis agar para bapak jangan membangkitkan amarah di dalam hati anak-anak mereka, tetapi agar para bapak mendidik anak-anak mereka dalam Firman Tuhan. Maka, sebagai orang tua yang bertanggung jawab dan takut akan Tuhan, tidaklah boleh orang tua berlaku semena-mena terhadap anak. Bukan berarti orang tua tidak boleh sama sekali menghukum anaknya, tetapi perlakuan yang diberikan kepada sang anak haruslah tetap dilakukan dalam kasih, dan bukan untuk memuaskan amarah atau kekesalan sang orang tua.

Selain itu, bila suami istri adalah satu daging, dan anak adalah hasil dari hubungan suami istri tersebut, bukankah hal tersebut menjadikan sang anak bagian dari suami istri tersebut? Bila orang tua tidak memperlakukan anak tersebut dengan baik, bukankah artinya mereka tidak mengasihi diri mereka sendiri?

Sebagai anak, apabila kita menerima perlakuan yang tidak sewajarnya, apa yang harus kita lakukan. Yang pertama adalah kita harus berdoa bagi orang tua kita. Mohon agar Tuhan yang memberikan kita kemampuan untuk tetap menghormati mereka, mohon Tuhan tolong ubahkan orang tua kita, dan mohon Tuhan berikan kita kebijaksanaan untuk bertindak dalam segala sesuatu.

Bila ternyata orang tua kita tidak berubah, apa yang harus kita lakukan? Saran kami adalah agar sang anak mencari perlindungan dari pihak lain. Sebisa mungkin carilah anggota keluarga lain yang dihormati oleh orang tua sang anak, misalnya, kakek nenek atau paman. Bila tidak memungkinkan, mintalah tolong kepada hamba Tuhan gereja Saudara. Namun ingat, janganlah kita membalas perbuatan mereka ataupun melarikan diri dari rumah. Segala usaha yang kita lakukan haruslah dengan tujuan agar orang tua kita dapat bertobat dan keluarga dapat dipulihkan.