Shalom, saya ingin tanya tentang persepuluhan.

Saya sedikit bingung masalah persepuluhan pelajar atau mahasiswa yang tinggal berjauhan dengan ortu.

1. Misal nih, ortu ngirim perbulan 2 juta, dimana 2 ini tidak semuanya dipakai jajan. Ada sebagian yang merupakan tanggung jawab orang tua yaitu menurut saya:
uang sekolah= rp. 1jt
Uang transport= rp. 200rb (menurut saya juga)
Jajan sisa 800rb

Nah apakah persepuluhan saya dari 800rb (1/10= 80rb)
Ataukah justru yang benar menurut firTu 1/10 dari 2 juta tadi?

2. Juga misal ortu mengirimkan dalam 1bulan beberapa kali tergantung permintaan dan kebutuhan anak,
Misal minggu pertama= 1jt
Minggu kedua= 1juta
Ketiga=500rb

Apakah persepuluhannya dari setiap minggu
(jadi persepuluhannta 100rb+100rb+50rb)
atau cukup pada minggu pertama saja (100rb).?

Maaf jika mungkin pertanyaan seolah2 hitung2an sama Tuhan, tetapi menurut saya akan lebih baik bertanya dari pada melanggar firman Tuhan, terimakasih.

NN

JAWAB:

[MC]:

Alkitab memang tidak pernah mencatat jelas mengenai perpuluhan seorang anak yang masih menjadi tanggungan orang tuanya, namun kerinduan Saudara untuk memberikan perpuluhan adalah suatu hal yang sangat baik.

Berkaca dari aturan perpuluhan yang dijabarkan Tuhan, sebenarnya perpuluhan dilakukan oleh orang yang sudah bekerja dengan dihitung dari penghasilan kotor mereka. Misalnya, gaji sebulan 2juta, maka perpuluhan adalah 200ribu dan bukan 10% dari 2juta dikurangi pengeluaran.

Lalu bagaimana dengan seorang anak? Karena seorang anak masihlah menjadi tanggungan orang tua, maka yang dapat dikatakan sebagai “penghasilan” adalah uang jajan. Uang sekolah dll adalah kewajiban orang tua. Maka dalam kasus Saudara, perpuluhan dapat dihitung dari 800ribu.

Nah, bila orang tua mengirim secara bertahap, lalu bagaimana? Apakah hanya minggu pertama saja, ataukah harus setiap minggu? Dalam hal ini, perpuluhan harus diberikan setiap minggu, jadi dalam kasus saudara 250rb.