saya mau tanya…

wajibkah atau harus kita berziarah ke makam orang yang kita cintai..?

GBU..

Rio Bicolas

 

JAWAB:

[CKM]:

Dalam tradisi Cina dikenal ada 1 festival yang namanya Qīngmíng/Cengbeng 清明 atau lebih dikenal dengan nama zaiarah kubur.

Tradisi Qīngmíng ini timbul atas perintah dari kaisar Chu Goan Chiang, masalahnya ortu dari kaisar tsb sebenarnya adalah petani miskin. Karena kemiskinannya sehingga mereka terpaksa harus memberikan anaknya ke sebuah kelenteng  sehingga akibatnya sang Kaisar tidak tahu lagi dimana letak kuburan maupun asal usul dari orang tuanya. Untuk memudahkan mencari makam ortu nya maka sang kaisar memerintahkan seluruh rakyatnya untuk membersihkan kuburan sanak keluarganya. Apabila makam tsb telah dibersihkan, maka mereka diwajibkan memberi tanda diatas batu nisan dengan meletakan lembaran kertas kecil yang warna-warni. Jadi sebenarnya menyebarkan kertas warna-warni itu bukannya demi kebaikan sang arwah ataupun berdasarkan kepercayaan tertentu, melainkan berdasarkan perintah dari sang Kaisar.

Setelah perintah membersihkan makam tsb selesai dilaksanakan, Kaisar Chu tinggal melihat dan mencari makam mana yang belum dibersihkan dan belum diberi tanda dengan lembaran kertas warna-warni. Akhirnya ditemukanlah dua buah makam yang saling berdekatan dan belum dibersihkan, dan Kaisar Chu Goan Chiang yakin bahwa itulah makam dari kedua orangtuanya. Dari situlah mulainya tradisi Qīngmíng itu turun menurun s/d saat ini. Pada waktu Qīngmíng, orang juga melakukan tamasya keluarga, mulai membajak sawah pada musim semi. Hal populer lain yang melakukan adalah memainkan layang-layang (dalam berbagai bentuk binatang, atau karakter dari Opera Cina).

Tujuan QingMing itu adalah menghormati leluhur serta ingat kampung halaman. Contohnya ada satu tradisi dimana jika org yang merantau itu ketika pulang pada saat QingMing , org tsb akan mengambil tanah tempat lahirnya dan menaruh dikantong merah. Ketika org tsb tiba lagi ditanah tempat ia merantau, ia akan menorehkan tanah tsb ke alas kakinya sebagai perlambang bahwa ia tetap menginjak tanah leluhurnya.

Bagaimana dengan iman Kristen? kalau hanya bertujuan membersihkan kuburan saja dan tidak mengadakan ritual apapun, hal itu masih dibenarkan. Tidak ada doa untuk kesejahteraan, keselamatan, dll. Iman Kristen percaya bahwa ketika manusia mati, ia meninggalkan dunia ini dan sudah tidak dapat mempengaruhi  manusia lain yang masih ada di dunia ini. Orang hidup dan orang mati berada di alam yang berbeda.  Mereka yang sudah mati tidak bisa mengganggu manusia yang hidup.  Roh orang mati tidak dapat memberikan berkat atau rejeki serta perlindungan dan kesehatan. Hanya TUHAN-lah sumber hidup dan penguasa hidup manusia sehingga hanya DIA-lah sumber berkat, perlindungan dan kesehatan.

 

[DSB]:

Dear Sdr Rio,

Di dalam Alkitab tidak ada ayat yang mendukung mengenai berziarah ke makam seseorang. Namun seperti jawaban di atas, hal ini bukan berarti tidak boleh sama sekali. Selain dilakukan untuk merayakan ceng beng (bagi keturunan tionghoa) atau untuk membersihkan makam, berziarah juga dapat dilihat dari sudut pandang lain. Yaitu makna historis atau legacy (warisan).

Seperti kata Bung Karno, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarahnya. Maka berziarah ke makam dapat digunakan untuk mengingat kembali leluhur kita. Pada waktu berziarah, orang tua dapat menceritakan kepada keturunannya mengenai hal-hal yang telah dilakukan oleh leluhur mereka. Hal-hal yang baik  untuk menjadi teladan dan hal-hal buruk untuk menjadi peringatan bagi keturuannya. Dengan demikian berziarah dapat memberikan suatu arti yang positif bagi kita.

Sayangnya dari pertanyaan Sdr, kurang jelas siapa yang Anda maksud dengan orang yang terkasih. Apabila yang Anda maksud adalah orang tua, jawaban kami di atas cukup relevan. Namun jika maksud Sdr adalah pasangan atau anak, maka pertanyaannya menjadi berbeda, lebih baik Sdr menjawab dahulu pertanyaan berikut ini: Apa yang menyebabkan Anda bertanya mengenai kewajiban Anda mengunjungi makam orang yang terkasih tersebut? Apakah adanya suatu hal yang berat yang dirasakan untuk mengunjungi orang yang terkasih sehingga menjadi pertanyaan? Dari sini baru Anda dapat melihat permasalahan yang sebenarnya di dalam diri Anda.

Semoga membantu.