1. Kenapa bisa adam dan hawa malu? Padahal mereka sudah biasa bertemu Tuhan dengan telanjang?
  2. Kenapa rasanya perintah Tuhan kadang rasanya bertentantangan dengan alam.
    Misalnya: fakta bahwa lebih banyak mamalia yang poligami daripada monogami. Dan juga fakta kalau hewan dapat berbohong.

 

brightmagician

 

JAWAB:

[MC]:

Jawaban untuk kedua pertanyaan ini sama, yaitu kejatuhan manusia ke dalam dosa. Saat manusia jatuh ke dalam dosa, kejatuhan tersebut bukan hanya berakibat pada manusia semata, melainkan juga kepada seluruh alam ini. (Roma 8:18-22)

Akibat dari kejatuhan ini seluruh alam menjadi tidak sempurna. Rasa malu akan ketelanjangan serta penyimpangan-penyimpangan yang lain (kebohongan, poligami, dll) adalah bagian dari efek kejatuhan tersebut.

Sebab dengan sangat rindu seluruh makhluk menantikan saat anak-anak Allah dinyatakan. Karena seluruh makhluk telah ditaklukkan kepada kesia-siaan, bukan oleh kehendaknya sendiri, tetapi oleh kehendak Dia, yang telah menaklukkannya, tetapi dalam pengharapan, karena makhluk itu sendiri juga akan dimerdekakan dari perbudakan kebinasaan dan masuk ke dalam kemerdekaan kemuliaan anak-anak Allah. Sebab kita tahu, bahwa sampai sekarang segala makhluk sama-sama mengeluh dan sama-sama merasa sakit bersalin.
(Rom 8:19-22)