Shalom,
saya seorang pemuda yang umur beranjak 20 tahun, saya punya kebiasaan buruk yaitu mudah sekali terpengaruh akan hawa nafsu kedagingan saya. saya ingin sekali terlepas dri kedagingan saya yang suka melihat film porno, berpikir kotor setiap melihat perempuan sexy dan melakukan (maaf) onani.
saya udah sharing pada teman saya, tapi tetap saja masih tidak ada perubahan karena kebanyakan orang mengatakan selalu berdoa dan dekatkan diri pada Tuhan.
tapi mreka tidak mengerti betapa sulitnya saya melawan itu semua, karena saya tidak bisa melepaskan diri saya sendiri.
saya mau bertanya, bagaimana cara nya agar saya dapat terlepas dari itu semua?
karena saya butuh kuasa Tuhan untuk melepaskan saya dari kecanduan itu dan saya merasa tidak nyaman di posisi ini.

terima kasih, Shalom🙂

Budiman (bukan nama sebenarnya)

[JAWAB]:

[DSB]:

Dear Sdr Budiman,
Kami dapat turut merasakan betapa pedihnya hati Budiman yg rindu hidup kudus di hadapan Tuhan, namun seakan tidak berdaya mengadapi godaan seksual.
Suatu survey pernah mengatakan bahwa 95% pria melakukan masturbasi dan 5% sisanya diketahui berbohong. Ini menjadikan dosa seksual merupakan salah satu dosa favorit yg dilakukan oleh kaum pria. Bahkan hamba Tuhan yg sudah menikah pun tidaklah kebal terhadap dosa ini.
Perlu Sdr. ketahui, bahwa dosa ini tidak ada hubungannya dengan kasih Sdr terhadap Kristus. Banyak org melakukan dosa ini sekalipun memiliki devosi yg tinggi. Problemnya bukanlah melulu pada hubungan dengan Kristus. Anda perlu mencamkan pada diri Anda bahwa melakukan dosa itu bukan berarti Anda tidak mencintai Kristus. Pergumulan Anda yang begitu serius akan dosa seksual menunjukkan bertapa Anda mengasihi Dia dan bersedia membayar harga untuk mengikuti Dia. Hanya saja dosa ini tidak bisa begitu saja hilang dengan doa dan merenungkan Firman Tuhan. Kehidupan seksual yang kudus merupakan pergumulan yang tidak mudah bagi setiap pria, dan akan berlangsung selama seumur hidup kita. Rasanya tidak ada seorang pria pun yang dapat menyombongkan diri dengan mengatakan bahwa dirinya telah BEBAS terhadap dosa seksual (dalam artian tidak akan jatuh kembali). Hal ini disebabkan karena hidup kita di jaman eksploitasi seksual ini, membuat dosa seksual menjadi bahaya laten yang dapat menyerang kapan pun selama seorang manusia (khususnya pria) masih hidup dan masih berfungsi secara seksual.

Adapun penyebab dosa seksual yang berulang-ulang secara singkat adalah sebagai berikut:
1. Akar ketagihan biasanya adalah keluarga yang disfungsi atau trauma pribadi. Bagaimana keluarga Sdr Budiman, apakah orang tua cukup perhatian kepada Budiman? Apakah keluarga Anda dapat menjadi tempat pelarian saat kondisi tertekan? Ataukah sebaliknya, Anda malahan tidak pernah merasa kerasan di rumah? Apabila salah satu dari kedua orang tua Anda tidak berfungsi, maka mungkin Anda juga telah mengalami disfungsional keluarga dan ini dapat menyebabkan ketagihan seksual yang pada dasarnya merupakan manifestasi dari keinginan Anda untuk dikasihi dan diperhatikan. Kalau benar ini masalahnya, maka kami sangat menyarankan Budiman agar datang ke konselor untuk menemukan dan mengatasi masalah yang ditimbulkan oleh disfungsi keluarga tersebut.
2. Apa yg kau tabur, itu yg kau tuai. Input menghasilkan output. Apa yang Anda masukkan ke pikiran Anda, itulah yang akan keluar kepada tindakan Anda. Tepat seperti pada analogi klasik, yang mengatakan bahwa di dalam tubuh kita ada 2 serigala. Hitam (serigala jahat) dan putih (serigala baik). Memberi makan serigala hitam akan membuat serigala hitam semakin kuat dan serigala putih semakin lemah, demikian berlaku sebaliknya. Kalau kita sering memberi makan serigala jahat dengan bacaan atau gambar atau film yg merangsang, maka kita akan semakin sering memikirkannya dan akhirnya sering berbuat dosa. Sebaliknya, untuk melemahkan serigala hitam tersebut, kita tidak bisa melawannya secara langsung, tetapi kita bisa melawannya dengan cara memberi makan serigala putih lebih banyak.
Artinya Sdr. perlu mengalihkan pikiran Anda ke hal-hal yang positif, misalnya kegiatan pekerjaan, kuliah, hobi, pelayanan, atau yg lainnya. Gunakan waktu kosong, jangan dibiarkan waktu kosong tanpa kegiatan apapun. Temukan kegiatan yang menyenangkan lainnya. Selain itu memang hubungan dengan Tuhan tetap perlu semakin diasah. Dengan demikian Sdr akan semakin jarang memikirkan hal-hal yang tidak kudus.

Selain hal-hal di atas, kami juga menyarankan agar Sdr. memiliki kelompok akuntabilitas, misalnya kelompok kecil/cell group. Kelompok ini dapat membantu mengalihkan perhatian, sekaligus membuat Anda berada pada lingkungan yang sehat, yang dengan sendirinya membuat Anda menjauh daripada dosa-dosa seksual tersebut, karena Anda seakan-akan harus bertanggung jawab pada kelompok tersebut akibat dari kedekatan hubungan antar anggotanya.

Tuhan memberkati dan akan menolong setiap usaha Sdr. Sebagai penutup ijinkan saya mengutip Yesaya 43:1b-2, “Janganlah takut, sebab Aku telah menebus engkau, Aku telah memanggil engkau dengan namamu, engkau ini kepunyaan-Ku. Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau tidak akan dihanyutkan; apabila engkau berjalan melalui api, engkau tidak akan dihanguskan, dan nyala api tidak akan membakar engkau.”

Kami akan mendoakan Sdr Budiman.