minionsHi akhir akhir Ini saya sering mendenhar banyak simbol illuminati di Dalam film-film atau video klip lagu-lagu terbaru. Dan belum lama Ini saya menonton satu film yang saya sudah tahu sebenarnya Ada simbol illuminati di dalam film tsb, tetapi karena penasaran cerita film tsb dan teman saya megajak saya menonton saya Tetap menontonnya padahal bisa saja saya menolak untuk tidak menonton. Apakah saya melakukan suatu dosa karena telah menonton film yang megandung simbol illuminati tsb dengan sengaja? karena saya menonton film film tsb sebagai penikmat karya seni saja. Terima kasih

 

NN

JAWAB:

[TIM AS]

Dear NN,

Memang beberapa waktu lalu kami juga turut mendapatkan tulisan seseorang di dalam sebuah blog, yang beredar luas melalui jejaring sosial Facebook. Tulisan itu mengenai Minions yang menurutnya merupakan film yang penuh dengan simbol Illuminati. Kami akan coba memaparkannya dalam tulisan berikut ini.

Tentang Illuminati

Illuminati adalah sebuah kelompok yang mempraktikkan bentuk kepercayaan yang dikenal sebagai “pencerahan”. Ini adalah ajaran Luciferian, dan mereka mengajarkan pengikut mereka bahwa akar mereka kembali kepada agama misteri zaman kuno di Babylon, Mesir, dan Celtic druidism. Mereka telah memutuskan apa yang menurut mereka “paling baik” untuk setiap anggota, praktik-praktik dasar, dan menggabungkan mereka bersama ke dalam disiplin mistik secara ketat. Banyak kelompok pada tingkat lokal menyembah ketuhanan zaman kuno seperti “El”, “Baal”, dan “Ashtarte”, juga “Isis dan Osiris” dan “Set”.

Piramida dan “mata Horus” di balik uang dolar adalah simbologi Illuminati. Piramida merupakan bentuk kuno berdasarkan kesucian nomor 3 bagi agama-agama mistik di zaman kuno, dan piramida adalah sebuah struktur yang digunakan secara khusus untuk memanggil setan, atau dunia gaib, dan merupakan pokok dari aktivitas fisik.

Mata itu adalah “All-Seeing-Eye” Horus (ingat penekanan pada praktik relijius bersifat magis orang-orang Mesir? Kitab mayat hidup, dan lainnya?) dan fakta bahwa tak seorangpun bisa luput dari jangkauan magisnya. Mata ini diakui sebagai mata iblis dalam kelompok tersebut, atau mata dewa/Tuhan, dan dalam mitologi Illuminati mata ini bisa terbuka maupun tertutup, tergantung kepada masa tahun spiritual seseorang secara fisik. Anak-anak diberi “pembedahan fisik” dimana mata tersebut diletakkan di bagian dalam, dan mereka diberitahu bahwa Horus akan mengambil jiwa mereka jika mereka berusaha untuk meninggalkan kelompok, atau jika mereka bercerita kepada orang lain, atau mata tersebut akan meledak. Simbol pada uang dolar adalah penguatan bagi setiap anak Illuminati yang melihatnya, dan sebagai pengingat bahwa mereka sedang diawasi.

Perkataan yang tertera pada uang dolar, ‘Novus Ordo Seclorum’ juga berarti “membawa tatanan baru”, yang merupakan agenda dari Illuminati.

Penafsiran baru tentang setan merupakan inti ajaran Iluminati. Mereka menganggap bahwa setan adalah malaikat yang jatuh dari surga dan sengaja “dibumikan”, yaitu untuk menebus dosanya dengan cara menjadi penyelamat bagi umat manusia dari kepalsuan agama Kristen. Mereka menganggap bahwa kesalahan fatal umat Kristen adalah menjadikan Yesus sebagai Tuhan dan gereja sebagai pusat dogma yang menjadi “penjara” kebebasan manusia.

Mereka menganggap tuduhan kepada setan bahwa ia sebagai makhluk yang sesat dan berdosa adalah salah sama sekali. Justru, setan adalah lambang dari keberanian, keterbukaan, dan rasa tanggung jawab. Sikapnya yang membangkang kepada Tuhan bukanlah sebuah kesalahan, melainkan tanggung jawab dan rasa cintanya terhadap manusia. Setan adalah sosok malaikat yang berani mengambil risiko dalam rangka memberikan pelajaran demokrasi kepada manusia. Setan adalah “bapaknya demokrasi” dan “bapaknya kebebasan”, yang memberikan semangat paling orisinal dalam memperjuangkan demokrasi dan kebebasan. Hal ini jelas bertentangan dengan iman Kristen.

Jika kita melihat apa yang dicatat oleh sejarah dan keadaan sekarang, maka saya setuju bahwa nama Illuminati ini memang mengacu kepada lebih dari satu kelompok, baik kelompok yang benar- benar ada dalam sejarah maupun yang konon ada (fiktif), yang memang harus dibuktikan lebih lanjut.

Kelompok Illuminati, dikenal dengan nama Bavarian Illuminati, didirikan pada abad ke- 18 (1 May 1776) dan kelompok ini sudah tidak eksis lagi.

Keberadaan kelompok ini sepertinya masih menjadi perdebatan, demikian juga dengan anggapan bahwa kelompok ini berkaitan dengan New World Order. Namun jika kita membaca ringkasan informasi tentang banyak teori mengenai hal ini, maka terlihat bahwa kelompok yang memakai nama Illuminati ini, memegang prinsip-prinsip ajaran New Age Movement, sehingga dapat dikatakan bahwa kelompok ini tidak ada kaitannya dengan Gereja Kristen, sebab Gereja Kristen menentang ajaran New Age Movement, tentang New Age Movement bisa dibaca di https://christianreformedink.wordpress.com/bad-theology/others/new-age-movement/

Pertanyaanya sekarang adalah, benarkah Minions memang merupakan illuminati?

 

Minions dan Illuminati

Kalau kita membaca pemaparan yang disampaikan pada blog berjaga-jaga.wordpress.com tersebut, sekilas kita dapat melihat bahwa apa yang dituliskan penuh dengan spekulasi tanpa bukti. Hanya dengan mencocok-cocokkan gambar dan simbol lantas menuduh adanya pesan tersembunyi dari kelompok Illuminati (yang mana keberadaannya pun masih tanda tanya) itu merupakan tindakan yang sangat gegabah dan bukan mencerminkan seorang Kristen yang baik.

Memang film tersebut dibuat oleh Illumination Entertainment, namun tidak berarti pasti perusahaan tersebut merupakan bagian dari group illuminati. Illumination merupakan kata umum dalam bahasa Inggris yang berarti penerangan. Ada banyak sekali perusahaan yang bernama “Illumination” yang belum tentu ada kaitannya dengan Illuminati (atau apakah ada yang meyakini bahwa semua perusahaan berlabel Illumination merupakan bagian dari persaudaraan tersebut?). Apakah tidak mungkin bahwa nama Illuminati (yang sudah terkenal dengan misterinya itu) malah sengaja digunakan untuk kepentingan marketing?

 

Dosakah Menonton Minions?

Untuk menjawab pertanyaan ini, kami ingin mengajukan beberapa pertanyaan:

Mengapa Anda berpikir bahwa menonton Minions mungkin merupakan dosa?

  1. Apakah karena pembuatnya (mungkin) kelompok Illuminati?
  2. Apakah karena adanya (kemungkinan) pesan terselubung dari illuminati?
  3. Apakah karena mengandung ajaran-ajaran yang salah?

Untuk pertanyaan pertama, silakan memperdebatkannya terlebih dahulu sampai akhir jaman. Karena kalau memang benar itu Illuminati, pasti kepastiannya akan terus dibuat tidak jelas sampai pada masa ia mewujudkan dirinya (di mana sebagian orang Kristen berpendapat itu akhir jaman). Sebaliknya kalaupun itu tidak benar, sebagian orang akan terus meyakini bahwa kelompok itu benar-benar ada walaupun hanya berupa spekulasi belaka. Jadi keduanya tidak akan membawa kita kepada kemajuan yang berarti akan jawaban terhadap permasalahan ini. Yang jelas prinsipnya bagi orang Kristen adalah kita DILARANG MEMFITNAH ORANG, seperti perintah Allah ke-9 yang berbunyi:

Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu.
(Exo 20:16)

Bagaimana kalau benar ternyata mereka dari Illuminati? Hal ini sama dengan mempertanyakan dosakah kita menonton film yang dibuat oleh orang Muslim, atau orang Budha, atau orang-orang yang beragama lain. Atau kalau mau diperpanjang sekalian kita akan mempertanyakan dosakah kita memakan hamburger dari pemilik yang bukan Kristen? Dosakah kita menggunakan Facebook yang mana pemiliknya sekaligus CEO-nya merupakan orang Atheis?

Untuk pertanyaan kedua dan ketiga, film Minions memiliki pesan-pesan New Age, Postmodernism yang bertentangan dengan kekristenan, sama seperti film-film Disney seperti Pocahontas, Mulan, Aladin dan yang lainnya. Sama seperti film masa kecil kita dari Transformer sampai ke Donal Bebek. Jikalau kita berani memutuskan untuk tidak menonton film bermuatan sampah seperti Minions, berarti kita juga harus konsisten untuk tidak menonton semua film-film tadi, juga termasuk film-film Hollywood pada umumnya.

Akhir kata, sebagai orang Kristen, kita dituntut untuk teliti sebelum bersikap, melakukan check dan recheck sebelum meneruskan berita/artikel yang belum dapat dipastikan kebenarannya, dan bertanggung jawab dengan penggunaan lidah kita (dan tentunya penggunaan tangan kita yang mengetik pesan/status/artikel).