leaving_988893440
sumber: churchleader.com

Shalom
Bagaimana cara mengencourage tmn” yg sdh enggan ke Gereja agar mau kembali beribadah di Gereja?

Hj

JAWAB:

[DSB]:

Dear Bung Hj,

Tatkala teman seperjuangan kita dalam pelayanan, atau teman dekat kita di gereja mulai undur dari ibadah di gereja, hati kita mungkin mulai merasa gerah. Gerah karena mengapa teman-teman kita itu enggan lagi ke gereja. Atau mungkin juga kita merasa sedih, karena melihat teman-teman yang mundur tersebut. Kami ingin mengapresiasi bung Hj yang memperhatikan rekan-rekannya dan mau memberikan semangat kembali pada teman-teman.

Bung Hj, setiap masalah tentunya ada penyebabnya. Dalam hal ini, mungkin Hj perlu mengamati atau bisa juga bertanya langsung pada teman-teman Hj tersebut, “mengapa tidak beribadah lagi ke gereja?”. Dari sana Hj dapat menemukan akar permasalahan dan solusinya. Tentunya kita perlu bertanya tanpa ada maksud untuk menghakimi teman kita. Bahkan tahan dulu rencana kita menasehati mereka, tetapi dengarlah dahulu apa keluh kesah mereka.

Waktu Anda mendengarkan alasan mengapa tidak lagi ke gereja, carilah tahu alasan sebenarnya yang mungkin mereka tidak katakan. Mungkinkah ia menghindari seseorang? Eks girlfriend barangkali (semoga tidak :)) Atau mungkin ia merasa kesepian, sendirian. Banyak orang yang pergi ke gereja tetapi tetap merasa kesepian karena gereja hanya menjadi tempat kebaktian, bukan keluarga kedua. Padahal Tuhan merindukan sesama saudara seiman itu adalah benar-benar SAUDARA, di mana terjadi saling mengasihi dan saling memperhatikan.

Mungkin juga teman Anda itu kecewa dengan hamba Tuhan. Merasa disakiti oleh orang lain dalam gereja dan yang lainnya. Semua masalah ini perlu didengarkan, yang mana dengan mendengarkan mungkin sudah menyelesaikan separuh dari masalah. Kalau memang masalahnya ada pada orang (kecewa, sakit hati, dll) maka sebaiknya segera dibereskan agar tidak menimbulkan keengganan yang berkepanjangan.

Namun apabila memang masalahnya adalah hubungannya dengan Tuhan. Hal ini perlu ditolong. Apa yang menyebabkan teman Anda bermasalah dengan Tuhan. Apakah teman Anda juga kecewa dengan Tuhan? atau apakah dia menjadi tidak yakin dengan adanya Tuhan? Atau jangan-jangan teman Anda tersebut sebenarnya belum benar-benar percaya sehingga begitu ada masalah, atau bosan, ia menjadi undur.

Kami pikir permasalahannya menjadi terlalu melebar, jadi saran kami lebih baik Sdr Hj coba pendekatan terlebih dahulu untuk mendapatkan akar permasalahannya, baru sama-sama memikirkan solusinya.

Jangan lupa yang terpenting doakan dulu teman Anda itu, seringkali tanpa kita bertindak, Tuhan sudah lebih dahulu bertindak dan menginsyafkan serta menopang rekan-rekan kita yang sedang terjatuh itu.

GBU