Ilustrasi: http://www.nbcsingapore.org
Ilustrasi: http://www.nbcsingapore.org
Saya kan dibaptis secara Katolik, tapi krn saya gak setuju dgn beberapa doktrin sprti Ratu Sorga dan pemuliaan Maria, saya sekarang ke Gereja Kristen. Bahkan saat ditanyain mau krisma gak saya jawab gak.
Saya mau nanya:
1. Gak papa kan saya ke Gereja Kristen tapi baptisan tetap Katolik? Tetep selamat kan??
2. Kan kalo ikut Perjamuan Kudus kan harus di sidi dulu.
A. Saya sbg Katolik boleh gak ikut Perjamuan Kudus tanpa sidi?
B. Atau saya harus di sidi dulu? Kalau bgitu bisa gak saya yg Katolik disidi di Kristen??
Untuk yg no 2 kalo yg B mohon penjelasan lebih lanjut.
glorytojesuschrist
T

Dear T,

Berbeda dengan doktrin Katolik, Kekristenan sejati tidaklah melandaskan keselamatan kita kepada status baptisan seseorang, karena keselamatan adalah anugerah semata, dan sama sekali tanpa andil dari manusia (Efesus 2:8-9).

Mengenai masalah mengikuti Perjamuan Kudus, sakramen ini ditujukan bagi mereka yang telah menjadi bagian dari tubuh Kristus, yaitu mereka yang telah menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat mereka.

Akan tetapi, kita tidak bisa melepaskan diri kita dari aturan yang telah ditetapkan oleh gereja tempat kita beribadah. Tiap gereja biasanya memiliki aturan masing-masing. Di gereja kami, syarat untuk mengikuti Perjamuan Kudus adalah “sudah dibaptis sidi atau atestasi di gereja yang sepaham dan seazas dengan gereja kami.”

Kami tidak tahu bagaimana peraturan gereja tempat Saudara beribadah, namun sebagai bagian dari gereja tersebut, alangkah lebih baik bila Saudara taat kepada peraturan yang telah ditetapkan.

Bila Saudara memang telah yakin benar bahwa gereja Katolik mengajarkan hal-hal yang tidak sejalan dengan Firman Tuhan, bukankah juga lebih baik bila Saudara mengikuti peraturan gereja Saudara saat ini dan benar-benar bergabung menjadi anggota melalui prosedur yang telah ditetapkan.

Ada satu hal lagi yg perlu diingat, bahwa makna Perjamuan Kudus berbeda sekali dengan Ekaristi!

Pertama, dalam Kekristenan sejati, Perjamuan Kudus sama seperti Baptisan tidak mempengaruhi keselamatan, sehingga bila kita tidak pernah melakukannya sekali pun, keselamatan kita tidaklah hilang (meskipun memang kita kehilangan sesuatu pengalaman yang sangat indah dan berharga).

Kedua, dalam Ekaristi, Kristus dipersembahkan kembali oleh imam yang bertugas! Maka, orang Katolik percaya bahwa roti itu benar-benar diubah menjadi tubuh Kristus, dan anggur benar-benar diubah menjadi darah Kristus.

Kekristenan sejati menyatakan bahwa hal tersebut adalah sebuah kesesatan besar! I Petrus 3:18 jelas mencatat bahwa Kristus telah mati SEKALI untuk dosa-dosa kita. Tidak pernah ada dicatat bawa Kristus perlu berkali-kali berkorban. Ibrani 10 tegas mencatat bahwa pengorbanan Kristus adalah sekali dan sempurna.

Kami harap dengan apa yang telah kami paparkan Saudara dapat memahami perbedaan besar dalam iman Kristen dan iman Katolik. Iman Kristen percaya bahwa pengorbanan Kristus di kayu salib adalah sempurna dan cukup, tidak diperlukan sedikitpun andil dari manusia. Berbeda bukan dengan iman Katolik yang jelas-jelas mengajarkan bahwa bila kita tidak melakukan sakramen-sakramen yang ada maka belum tentu kita diselamatkan?

Berkaca dari fakta-fakta di atas, kami mengajak Saudara memikirkan lebih lanjut akan langkah yang harus Saudara tempuh. Saran kami untuk memulai perjalanan Saudara adalah agar Saudara dapat mengikuti kelas katekisasi. Selanjutnya, silakan Saudara ambil keputusan yang terbaik.