Pencobaan

Hallo… sebut saja saya HS,saya cewek umur 18th dan punya pacar 20th. Saya kenal pacar saya dari april 2015 lalu, dan pacaran bulan oktober 2015. Menurut saya dia adalah pria yang baik,tidak merokok,tidak playboy,dan dekat dengan keluarga saya. Baru kali ini saya lama pacaran dengan orang. Problem saya, saya kan udah kissing gitu sama dia,setiap kami beduaan gitu,tapi Saya bingung lama2 kok dia suka pegang2 saya gitu ya.

Kadang2 suka pegang (maaf) daerah sekitar kelamin saya gitu. Ya walaupun gak senafsu yang biasa orang pikirkan ya, cuma saya gak mau kayak gitu. Apa itu sudah berubah menjadi pacaran yang gak sehat(?). Tapi kalau kami sedang bersama orang lain, kami sangat membaur layaknya temenan. Kira2′ maksud dia apa ya buat kayak gitu. Saya pernah bilang jangan,terus emang langsung gak pegang2 lagi. Tapi pas kami lengah,dia kayak gitu lagi. Saya langsung lepasin.tapi gak separah orang mau seks gitu sih. Ya tapi saya tetep gak mau pegang2 daerah situ. Kira2 gimana ya nyelsain kebingungan saya. Makasih banget udah baca curhat saya. Mohon di balas ya terimakasih🙂

HS

 

JAWAB:

[DSB]:

Dear HS,

Sebelumnya mohon maaf karena kesibukan kami baru sempat membalas sekarang.

Kami sangat memahami kebingungan yang HS alami. Dan perlu diketahui HS bahwa yang bingung seperti ini bukan cuma HS, tapi mungkin sebagian besar kaum muda dewasa ini.

Dunia yang sudah jatuh ke dalam dosa, terus menjerumuskan manusia berdosa lebih dan lebih dalam lagi. Terutama mengenai masalah seksual. Iblis tahu bahwa keluarga adalah kekuatan inti dari suatu gereja, yang mana kekuatan keluarga terletak pada hubungan suami-istri yang baik dan saleh, yang dimulai sejak waktu berpacaran. Maka dari itu iblis terus menyerang kita agar anak-anak Tuhan tidak mampu mempertahankan diri untuk tetap hidup kudus di hadapan Tuhan.

Puji syukur kepada Allah, Tuhan kita yang sudah menang, memberikan kepada kita pengharapan yang tidak ada habisnya, pengampunan yang tiada berujung dan kasih yang melebihi luasnya samudra. sejauh apapun Anda jatuh dalam dosa seksual, Ia selalu ada menantikan Anda berjuang bersama Dia untuk mencapai kekudusan hidup.

Dear HS,

Pasangan kekasih yang sudah saling tertarik secara fisik kalau tidak membatasi diri dalam kontak fisik akan terus meluncur dari satu tingkat kontak fisik ke tingkat kontak fisik yang lebih dalam, seperti kita bermain luncuran di taman bermain waktu kita kecil dulu. Jadi sekali masuk tahap menyentuh bibir dengan bibir, akan berlanjut ke SEKWILDA (Sekitar wilayah dada) dan kemudian petting dan tanpa adanya pengereman, bisa dengan mudah jatuh ke hubungan intim sesungguhnya.

Hal ini sebenarnya bukan hal yang mengherankan dan wajar sekali. Tuhan pun sang pendesain hubungan intim, memang mendesain manusia untuk saling mengasihi dan memberikan seperangkat alat pada tubuh kita untuk dapat menikmati hubungan yang indah dengan pasangan kita. Namun semua ada waktu dan tempatnya.

Hal yang wajar ini, menjadi DOSA apabila tidak dilakukan dalam konteks pernikahan. Anda dan pasangan tetap harus berusaha menghentikan dan mempertahankan kekudusan hidup, dengan tidak melakukan hal-hal serupa itu hingga Anda berdua menikah. Maka saya acungkan jempol dua untuk HS yang mau menghentikan kebiasaan tersebut.

Untuk tips agar dapat selamat sampai pernikahan Anda, silakan membaca beberapa posting kami berikut, semoga dapat membantu HS.

Kami akan turut mendoakan HS. GBU.