Begini , sayakan orang yang mengejar karir untuk sukses, saya jg sadar untuk mendapatkan karir yg bagus kita harus minta kepada Tuhan biar  diberkati dan dilancarkan segala urusan yg dilakukan. Sayakan seorang laki ketika saya melihat wanita terkadang berpikiran negatif dan kadang pikiran negatif tersebut muncul secara tiba-tiba di dalam pikiran saya begitu saja. Apakah Tuhan akan mengurangi berkah dalam pekerjaan saya? Atau tidak memberkati saya sama skali dalam pekerjaan tersebut ketika saya berfikiran aneh2 “s*x” ?

Pertanyaan saya ini jg mewakili pertanyaan2 teman2 lelaki saya lainnya.

Karni (bukan nama sebenarnya)

JAWAB:

[DSB]:

Dear Karni (bukan nama sebenarnya),

Terima kasih Anda memberanikan diri untuk bertanya kepada kami, karena banyak orang yang mempunyai pikiran yang sama tetapi tidak mau bertanya.
Benar sekali Karni, bahwa sukses sebenarnya hanya milik Allah saja. Siapa pun manusia yang sukses tidak mampu oleh dirinya sendiri mencapai sukses. Dari Bill Gates, Warren Buffet sampai Jack Ma semua Tuhan yang memberikan kesempatan sehingga mereka menjadi orang yang tepat di tempat yang tepat di saat yang tepat dan kekayaan bergulir pada mereka.
Ini kabar baiknya. Tuhan tidak memberikan anugerah-Nya menurut kebaikan kita. Tuhan tidak menurunkan hujan hanya untuk orang baik saja, tetapi kepada semua orang. Tuhan tidak memberikan nafkah kepada orang-orang yang mencintainya saja, tetapi untuk semua orang. Karena Tuhan tahu pada dasarnya hati semua manusia itu kotor, tidak punya kemampuan untuk membersihkan dirinya sendiri. Kalau Ia menahan berkat-berkat umumnya kepada semua orang jahat, tidak akan ada orang yang tersisa di muka bumi ini. Jadi Tuhan bisa saja memberi berkat kepada orang-orang jahat, termasuk orang-orang yang memiliki pikiran-pikiran yang kurang benar dan kurang baik. Hak untuk memberikan anugerah itu milikinya Tuhan saja, dan tidak ada seorang pun yang dapat protes atau mengganggu gugat keputusan Tuhan untuk siapa dia memberikan anugerah-Nya itu. Tentu Tuhan memberikan hal-hal tersebut dengan maksud tertentu yang sudah tertulis bahwa semuanya untuk mendatangkan kebaikan bagi orang yang percaya kepada-Nya. (Roma 8:28)
Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan 1  j  bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil k  sesuai dengan rencana l  Allah. (Roma 8:28)
Di pihak lain, ini kabar buruknya, bahwa hal di atas berarti manusia juga tidak dapat ‘menyogok’ Tuhan. Kita tidak bisa berkata, “Tuhan, saya kan ke gereja tiap minggu, persembahan, persepuluhan, ikut pelayanan, dan aktif menolong orang yang membutuhkan, tolong dong beri saya berkat dalam karir saya” Kalau kita memang berusaha dalam karir kita dengan tekun, rajin, giat dan benar, dengan sendirinya (secara alami) karir/usaha kita akan meningkat, tetapi tidak ada jaminan dari Tuhan bahwa kita pasti akan kaya raya.
Tuhan adalah penguasa semesta. Ia ada BUKAN untuk kita. Tetapi kita ada untuk menjadi alat kemuliaan-Nya. Ia ada bukan untuk memberikan berkat bagi kita, tetapi kita ada untuk menjadi saluran berkat dari-Nya bagi sesama dan dunia.
Daripada berpikir bagaimana caranya supaya Tuhan memberkati saya, kita perlu berpikir bagaimana caranya supaya saya bisa taat pada Tuhan. Bagaimana caranya supaya pikiran saya dibersihkan, dijauhkan dari pikiran-pikiran kotor apa pun.
nah, pikiran-pikiran ‘negatif’ kita tidak terbentuk dalam semalam. Orang bilang dalam hati kita ada 2 serigala. Serigala putih yang baik dan serigala hitam yang jahat. Serigala yang putih dan hitam itu selalu bertengkar, siapa pun yang menang akan menguasai hati kita. Apabila hati kita sedang dikuasai oleh serigala yang jahat, maka pikiran dan hati kita akan selalu berpikir dan akhirnya melakukan yang jahat. Tetapi sebaliknya bila yang putih yang menang, pikiran dan hati kita akan memikirkan dan melakukan yang baik. Nah bagaimana caranya supaya serigala putih kita selalu menang?
Jawabannya adalah jangan memberi serigala hitam makan. Beri serigala putih makanan bergizi, dan jangan kasih makan sedikit pun sang serigala hitam. Maka serigala hitam akan kelaparan, sedangkan serigala putih akan semakin bertenaga. Setiap kali bertarung tentunya serigala putih yang akan selalu menang.
Berilah makanan yang sehat bagi pikiran dan hati Anda, jauhi bacaan, gambar, tontonan yang tidak berkenan di hati Tuhan dan bertekunlah dalam membaca kitab suci, berdoa, bersekutu, belajar memahami firman dan doktrin, isi pikiran Anda dengan hal-hal positif yang lain.
Dengan demikian semoga serigala hitam itu semakin kurus, semakin kurus dan terus kurus sehingga si putih selalu memenangkan pertarungan saat dibutuhkan.
Tuhan memberkati Sdr.
Banner1300x440_lifecoachGRATIS-1024x347
Advertisements