Ayo tuliskan komentar Anda tentang situs ini di sini. Untuk bertanya atau curhat, kirim aja ke askingsophia@gmail.com atau dengan mengisi comment di halaman Questions?

43 thoughts on “Comments

  1. Cool blog, guyz !!!

    Biar blog ini jd resources ttg kekristenan specially buat anak mudanya…

    BTW, apa kah ttg Teologi Reformed ? En pendapat Kristen Reformed ttg denominasi lain ?

    Waiting for the answer…

    Okz…
    GOD Bless this ministry…

    -Ku taro di Blogroll aku ya-

  2. Thx untuk menaruh URL kami di Blogroll Anda. jawaban dari pertanyaanya kami masukkan di tanya jawab, silakan dibaca.
    GBU too.

    [DSB]

  3. Makasih untuk tanggapannya…
    Sangat berguna kok…

    Sekarang saya lebih mengerti bahwa Reformed bukanlah denominasi…

    Quote : Reformed memandang denominasi lain sebagai sesama saudara seiman. Karena Reformed bukan 1 denominasi tetapi Reformed adalah 1 arah, 1 semangat, 1 wadah rohani, 1 aliran pikiran, 1 pengakuan kepercayaan, yaitu mau kembali kepada Alkitab. Karena itulah reformasi di teriakan di mana2 waktu gereja sudah menyeleweng dari ajaran yg orthodox. Kalau kamu membaca sejarah gereja kamu akan mendapati bahwa dari negara2 yang berbeda, bangsa yg berbeda, bahasa yang berbeda, ada orang-orang tertentu sewaktu ia membaca Alkitab dan memelihara iman kepercayaan, ia sadar ada yang tidak beres, gereja sudah menyeleweng. Maka akan ada suatu gerakan untuk kembali ke ajaran orthodox.
    Jadi jelas di sini Reformed bukanlah ajaran yang baru. Tapi kembali ke bentuk semula.

    Maka…rasanya sekarang saya ingin menjadi seorang Kristen yang Reformed ^_^

    Tapi sekarang pertanyaan saya menjadi, bagaimana Orthodoxy itu menyesuaikan dengan pergerakan zaman yang kontemporer seperti sekarang ini…?
    Dan Orthodoxy itu seperti bagaimana ? Apakah ritual ibadah ? Ajaran2 yang back to Bible ?
    Karena dunia di akhir zaman ini adalah dunia yang sangat progresif/bergerak sangat cepat, orang-orang Kristen untuk menjadi jawaban itu… Bukankah juga harus sejalan dengan pergerakan zaman dimana ia ditempatkan Tuhan di masa yang progresif seperti sekarang ini ?

    Hehe… Itu pertanyaan yang timbul kembali, maaf kalo mungkin kurang mengerti dengan tata bahasa saya…
    Tapi intinya, bagaimana menjadi seorang yang Orthodox (always back to Bible) di tengah zaman progresif seperti sekarang ini ? Tapi tidak bermaksud menjadi eksklusifitas tetapi sebagai jawaban bagi dunia… Mungkin ini lebih menyangkut Christian Lifestyle…

    Thank you…
    Once again, GOD Bless this ministry… ^_^

    (maaf2 nih kalo nanyanya dari Comment page bukan japri, tp kalo ternyata harus via japri bisa diconfirm ke saya)

  4. saya sekali blog anda tidak menyediakan comment untuk setiap diskusi jadi terkesan bgt kalo blog ini lebih condong pada monolog atau pendoktrinan bukan dialog..mungkin ini hanya sebuah saran saja lho…

    kalo boleh bertanya 2 pertanyaan mengenai kristen,
    1.apakah ada omongon dari mulut yesus sendiri di alkitab yang mengakui dirinya Tuhan dan memerintahkan pada muridnya untuk menyembahnya?

    2.menurut doktrin kristen, ada penebusan dosa. kepada siapa yesus harus menebus dosa?

    1. Dear Anton,

      Berikut ini bisa dibaca di Alkitab:

      Kata Yesus kepadanya: “ Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia”. (Yohanes 14: 6-7)

  5. Dear Anton,

    Terima kasih atas masukan Anda, akan tetapi blog ini memang kami tujukan untuk tanya jawab. Bila Anda hendak berdiskusi, kami akan dengan senang hati menerimanya lewat japri. Silakan email kami melalui askingsophia@gmail.com.

    Untuk jawaban pertanyaan Anda, silakan akses di:
    1. https://asksophia.wordpress.com/2007/10/28/pernahkah-yesus-mengakui-dirinya-tuhan/#more-34

    2. https://asksophia.wordpress.com/2007/10/28/kepada-siapakah-yesus-menebus-dosa/#more-36

    Terima kasih.

  6. Saya merasa terhibur untuk menemukan semakin maraknya situs-situs dan blog pengikut Tuhan yang setia pada FirmanNya, di dalam Roh dan Kebenaran. Tidak sekadar ‘ngikut-ngikut’ saja, atau hanya didasarkan teologia ‘susu’ saja.

    Format yang menarik (hanya berupa tanya-jawab), tapi dapat menjadi arsip yang berharga (apalagi kena index ‘bang’-Google). Apalagi masalah dari zaman Adam sampai sekarang selalu sama saja, ‘There’s nothing new under the sun’

    Catatan: Ini ‘Garam Dunia’ yang lain sama yang di atas🙂

  7. Iya, sayang ndak boleh komentar di postingan.

    Kalau boleh saya sampikan sedikit tanggapan di post “Ibadah di 2 gereja ga membangun iman?”

    Membangun iman menurut saya tidak terbatas pada teologi dan doktrin saja namun lebih pada pengalaman. Jika tidak, hal ini akan bergerak seperti halnya kita mempelajari sains atau filsafat.
    Pengalaman disini maksud saya adalah pengalaman tentang kuasa Tuhan dalam keseharian, lewat hal-hal yang sepertinya tampak remeh. Bukankah kuasa Tuhan bekerja setiap detiknya. Mukjizat bukan hanya seperti sembuh dari kanker, namun ada dalam keseharian kita.

    Menarik membaca sebuah cerita seorang bapak di bolg beliau, antara lain :
    http://cbodho.wordpress.com/2007/10/05/tafsiran-perkataan-yesus/
    http://cbodho.wordpress.com/2007/10/03/mbok-pariyem-ndherek-gusti/

    -salam😀 –

  8. Kalau dibilang pengalaman hidup membangun iman kami sangat setuju sekali. Karena pada prinsipnya teologi atau doktrin yang sejati akan tercermin dalam sikap hidup sehari-hari dan terbukti melalui ujian waktu dalam pengalaman hidup. Yang kami tidak setuju adalah bahwa pengalaman melebihi teologi atau doktrin. Firmanlah sebagai dasar yang menjiwai pengalaman hidup kita atau kita mengerti apa yang Tuhan inginkan melalui pengalaman kita ini atas dasar kebenaran Firman Tuhan. Tanpa mengenal dan mengerti Firman dengan benar (yaitu doktrin yang benar) pengalaman hidup kita dapat dengan mudah ditafsirkan secara keliru.

  9. Tanpa mengenal dan mengerti Firman dengan benar (yaitu doktrin yang benar) pengalaman hidup kita dapat dengan mudah ditafsirkan secara keliru.

    Sebuah pernyataan yang tentunya saya setuju😀
    Oleh karena itu saya katakan “tidak terbatas pada”.
    Yang saya maksudkan adalah jika kita terjebak hanya pada pemikiran teologis, interpretasi, menafsirkan perkataan Tuhan seperti membedah sebuah buku, atau seperti detektif yang sedang memecahkan sebuah kasus, mendengarkan kesaksian tanpa sadar bahwa kita juga telah mengalmi mukjizat, mungkin saja iman kita akan terasa kering.
    Seperti halnya sebuah doa kemuliaan. Kita bisa memuliakan Tuhan dalam doa namun tidak hanya itu, juga dalam perbuatan dan pikiran kita. Jika saya bilang saya paham maksud perkataan Tuhan setelah membaca Alkitab namun di saat yang sama menelan duit negara, saya rasa sebenarnya saya tidak paham perkataan Dia.
    Btw, maaf, kemarin lupa nulis It’s a cool blog😎

  10. Eh maaf, hanya sekedar saran.
    Jika blog ini memang ditujukan sebagai sarana tanya jawab, mungkin akan lebih nyaman jika pembaca diperkenankan untuk sedikit memberikan feedback berupa komentar di tiap post. Paling tidak pembaca bisa bertanya dan pengelola bisa menjawab😉

  11. Wah, bangga deh dgn anak muda yang punya visi seperti kalian. Last year, sy pernah niat utk buka website seperti ini tapi pupus ’cause too busy with family and study. But I like to encourage u too keep doing this. The most important thing is looking for wisdom from above. For the Lord gives you widom (ams 2:6), if you willing to direct His people.
    I will add you to my blogroll. GBU

  12. Terima kasih atas segenap tanggapan dari para pengguna situs tanya jawab ini. Dengan banyaknya permintaan dari pembaca untuk open comment, maka kami sekarang mencoba untuk membuka comment dari Q&A kami untuk melihat bagaimana impact nya bagi situs kami dg kaitannya dengan misi kami sebagai situs tanya jawab. [DSB]

  13. Terima kasih atas segenap comment yang masuk kepada kami dalam masing-masing tulisan. Setelah kami mereview setiap komentar yang masuk selama 1 bulan ini, akhirnya kami memutuskan untuk tetap menutup komentar di setiap tulisan kami sehingga blog ini tetap sejalan dengan visi misi kami untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dari kaum muda, dan tidak mengubah blog kami menjadi ajang berdiskusi.

    Semoga dengan demikian setiap orang bisa mendapatkan kenyamanan dalam bertanya di blog ini tanpa ada penghakiman dari orang-orang lain yang membaca blog ini.

  14. Sebaiknya asksophia nggak usah ngaldeni pertanyaan2 seperti yang ditanyain si miko. Ngabisin waktu & buang2 energi saja. Lebih baik asksophia fokus saja pada pertanyaan2 yang berbobot, yang terarah kepada diskusi yang sehat.

    Jujur aja ini pertamakali aku dolan ke asksophia, aetikel2nya bagus2 koq ! Buat apa direpotkan dengan pernyataan2 bodoh seperti itu. Lebih baik kasih jawaban kepada pertanyaan2 yang memang tulus ingin bertanya dan diskusi dengan sehat. Sekedar ngingatin aja, Alkitab bilang kan, “…hindari permasalahan yang bodoh dan dicari-cari…” pertanyaan2 seperti itu hanya akan membawa kita muter2 dalam diskusi yang tidak berpangkal dan berujung. Malah asksophia lupa pada visi misi dan tujuan utamanya.

    Biarin ajalah orang2 yang sok tahu kayak gitu. Apa untungnya sih menang debat dengan dia. Jangan2 kita malah akan terjebak pada “pemuasan ego kristen” dengan berhasil mendebat pertanyaan2 bodoh seperti itu.
    Sudahlah, balik pada tujuan awal saja.. press on toward.

  15. Terima kasih buat masukan dari Misterdan. Kami memang sudah memoderasi komentar di rublik ini, sehingga kami tidak perlu menampilkan dan menjawab komentar-komentar serupa.

    Thanks for your support

  16. Definisi Karismatik

    Kamus Teologi mendefinisikan kata “Karismatik” sebagai berikut:
    “Dalam arti umum, semua umat Kristiani yang dipanggil dan menerima rahmat Allah disebut karismatis. Secara lebih khusus sebutan ini dipakai untuk orang-orang yang menerima karunia khusus Roh Kudus, seperti misalnya hidup selibat (1Kor 7:7), kuasa membuat mukjizat, membedakan roh dan berbahasa roh (1 Kor:12:10)”

    Kata “Karismatik” bisa diartikan dalam 3 cara:

    1. Dalam dunia sekuler: Karismatik adalah seseorang yang hangat, mudah bergaul dan menarik perhatian. Kita mengatakan seseorang yang karismatik adalah orang yang memiliki “karisma”.
    2. Dalam Alkitab: Alkitab menggunakan istilah karismatik untuk menunjukkan karuniaNya kepada manusia. Secara umum, setiap umat Kristiani adalah karismatik, karena keselamatan adalah merupakan karunia ilahi. Dalam arti yang lebih sempit, karismatik merujuk pada berbagai karunia atau karisma dari Roh Kudus.
    3. Dalam identitas kelompok: Kata karismatik dalam kelompok menunjukkan sebuah kategori bagi umat Gereja yang merasa menjadi bagian dari orang-orang yang telah mengalami berbagai karunia ilahi.

  17. New Age adalah topik yang sangat luas untuk dibahas dalam bentuk tanya-jawab, mungkin lebih membantu kami bila misterdan menuliskan pertanyaan yang lebih spesifik tentang New Age. Terima kasih.

  18. Hi sophia,
    Saya ingin memberi comment pada penjelasan anda tentang keselamatan pada pembahasan “bagaimana dengan pasangan kristen & katolik?”.

    Bukankah di alkitab juga tertulis” iman tanpa perbuatan pada hakekatnya adalah mati.”
    Bagaimana keselamatanterjadi tanpa kerja sama antara manusia & Allah? Bukankah iman tercermin dalam perbuatan? Bagaimana seseorang dikatan beriman kalo perbuatannya jauh menyimpang dari imannya itu. Bahkan Yesus sendiri mengatakan: bukan kamu yang memanggilku Tuhan akan diselamatkan, tetapi dia yang melakukan perintahku. Atau juga: “kamu adalah sahabatku, kalo kamu melakukan perintahku”.
    Juga dalam setiap perumpamaan, seorang penabur atau seorang yang mendirikan rumah….iman akan berakar kuat kalo disertai dengan perbuatan.
    Jadi mustahil kalo seseorang dikatakan beriman kalo dia tidak mempraktekannya dalam kehidupan sehari2.

    Salam damai

    Yadi

  19. Semakin aku membaca Alkitab, ujung2nya hanya kagum. Yang bisa kuucapkan hanya : “Biarlah dalam ketidaktahuanku, aku tunduk padaMu dan mengagumi karya-karyaMu.”

  20. hi sophia,

    Makasih banyak buat masukannya dari saudara,akhirnya saya dapat mengambil suatu kesimpulan. Mohon doakan terus agar saya dapat melangkah ke jalan benar. Thanks. HS. GBU

  21. Thanks sophia buat artikel2nya,sangat memberkati,tapi saya ada ganjalan mengenai topil YHWH dan allah, kenapa tdk merujuk kpd Kitab Keluaran 23:13 dan sy pikir kalau kita memakai Kurios atau Adonai tidak masalah,tapi kalau allah Sophia kan tahu sendiri itu tuhannya agama dan bangsa apa.THanks & GBU

  22. ” 1 Korintus 13: Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.”
    ” Kolose 3:12 Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran.”

    Shalom…
    Senang sekali mengetahui adanya blog ini, Ask Sophia, blog yang berisi cerita kekristenan, sayang anda harus lebih bijaksana kalau mengatakan

    “gereja sudah menyeleweng. Maka akan ada suatu gerakan untuk kembali ke ajaran orthodox. Jadi jelas di sini Reformed bukanlah ajaran yang baru. Tapi kembali ke bentuk semula.”

    Seakan-akan kesannya kebenaran hanya di pendapat ini, pernyataan ini sungguh tendesius dan menyesatkan, memecah-belah, atau lebih tepatnya kurang bijak dan cenderung juga ego (merasa paling benar, yang lain salah makanya perlu kembali kebentuk semula). Namun biarlah saya boleh belajar apa yang ditulis disini, karena banyak juga ulasan yang baik dan membangun. Jadi saya akan mencoba mengabaikan yang merendahkan pihak lain, dan mengambil yang baik dan benar. Belajar dari 1 Korintus 13 dan Kolose 3:12 saya mengucapkan terima kasih sebelum dan sesudahnya.

    Salam persaudaraan dalam anugerah kasih Tuhan Yesus Kristus menyertai saudara sekalian penulis blog dan pembaca blog Ask Sophia, Tuhan memberkati !

  23. Dear Sdr Daud Ykk,
    Kami bersyukur apabila blog kami dapat menjadi masukan yang membangun bagi Sdr. Dan maafkan kami apabila bagi Anda tulisan mengenai Teologi Reformed mengganggu Sdr.
    Dalam hati kami tidak ada niatan untuk menjadi yang tertinggi dan terhebat. Misi kami untuk menjelaskan iman Kristen dan Firman Tuhan dengan benar. Untuk itu tidak bisa tidak, maka kami pun harus belajar meraih kebenaran yang sejati. Hukum kontradiksi mengatakan bahwa sesuatu yang berlawanan tidak bisa benar keduanya, karena itu dalam mempelajari teologi pasti ada teologi yang benar dan ada yang salah. Hal ini tidak bisa dihindari. Dalam hal ini apabila Sdr membaca pada artikel yang sama, kami menuliskan bahwa semangat Reformed bukanlah merupakan 1 denominasi tertentu (walaupun kenyataannya saat ini Reformed menjadi denominasi atau gereja, namun kami sendiri tidak berasal dari gereja yang pure beraliran atau berlabel Reformed), melainkan Refomed sebagai 1 arah, 1 semangat, 1 wadah rohani, 1 aliran pikiran, 1 pengakuan kepercayaan, yaitu mau kembali kepada Alkitab. Sepanjang sejarah, gereja sudah mengalami berbagai penyimpangan, maka Tuhan memanggil orang-orang untuk meneriakan “REFORMASI GEREJA” (atau REFORMED) sebagai ajakan sola scriptura, sola gracia dan sola fide. Demikian pula saat ini, di mana gereja-gereja banyak yang melakukan penyimpangan dari firman Tuhan, maka kita juga wajib berteriak REFORMED sebagai ajakan untuk kembali kepada teologi yang benar yang konsisten, yang merupakan iman yang Orthodox dari bapak-bapak gereja mula-mula serta para Rasul. Ini bukan merupakan usaha meninggikan diri, namun suatu keprihatinan yang berasal dari pergumulan kami yang mendalam.

    Sdr Daud, pada saat seseorang mampu melihat ketidakberesan pada hidupnya, baru orang itu dapat bertobat dan memperbaharui hidupnya. Demikian juga gereja, baru bisa kembali menjadi GARAM dan TERANG di tengah bangsa-bangsa tatkala gereja bisa mereformasi dirinya untuk sejalan dengan firman Tuhan yang sejati. Hal ini baru bisa dimulai tatkala gereja (yaitu pemimpin dan jemaatnya, Anda dan saya) mampu untuk melihat penyimpangan-penyimpangan yang sedang dilakukannya.

    Semoga Sdr Daud pun dapat menjadi agen perubahan, agen reformasi di mana pun Sdr berada.

    GBU

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s